Pelni Luncurkan Diskon 30 Persen Tiket untuk Amankan Mobilitas Nataru 2027
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi menerapkan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kapal kelas ekonomi guna memfasilitasi mobilitas masyarakat selama masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
- Langkah strategis ini merupakan wujud dukungan korporasi BUMN terhadap program stimulus ekonomi pemerintah, dengan fokus utama meningkatkan keterjangkauan transportasi laut.
- Direktur Utama Pelni, Budi Setyawan Wijaya , menegaskan bahwa inisiatif ini adalah penugasan khusus untuk menyukseskan stimulus fiskal di sektor transportasi.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi menerapkan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kapal kelas ekonomi guna memfasilitasi mobilitas masyarakat selama masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Langkah strategis ini merupakan wujud dukungan korporasi BUMN terhadap program stimulus ekonomi pemerintah, dengan fokus utama meningkatkan keterjangkauan transportasi laut. Kebijakan ini ditargetkan dapat memberikan manfaat bagi **414.630 penumpang** dengan total alokasi anggaran yang mencapai **Rp38,26 miliar**, sehingga diharapkan mampu menggerakkan denyut ekonomi di berbagai pelosok negeri.
Direktur Utama Pelni, Budi Setyawan Wijaya, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah penugasan khusus untuk menyukseskan stimulus fiskal di sektor transportasi. Ia menjelaskan bahwa potongan harga tersebut diterapkan secara langsung pada tarif dasar tiket, namun tidak mencakup biaya tambahan seperti asuransi dan pas pelabuhan. Komitmen ini menegaskan posisi Pelni sebagai garda terdepan penyediaan layanan logistik dan mobilitas yang inklusif dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Implementasi Anggaran dan Jangkauan Trayek
Dalam taktis operasionalnya, diskon ini berlaku bagi keberangkatan dari tanggal **17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027**. Untuk menjamin daya jangkau layanan, Pelni mengoperasikan **26 kapal penumpang** yang tersebar di seluruh ruas trayek Public Service Obligation (PSO). Pembagian jatah ini dirancang untuk memastikan konektivitas antardaerah tetap terjaga, sekaligus memperkuat rantai pasok barang dan jasa di wilayah yang bergantung pada transportasi maritim. Budi berharap, dengan turunnya beban biaya perjalanan, aktivitas perdagangan dan pariwisata lokal dapat terstimulasi secara signifikan.
Panduan Keselamatan dan Kanal Resmi
Demi menjaga ekosistem perjalanan yang aman, Budi mengimbau masyarakat untuk melakukan perencanaan perjalanan secara cermat dan menggunakan kanal resmi, khususnya aplikasi Pelni Mobile. Imbauan ini menjadi krusial untuk memutus rantai penipuan tiket yang sering mengatasnamakan Pelni. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan guna memastikan kesiapan armada dan standar layanan tetap terjaga selama periode puncak arus mudik dan balik.
- Diskon berlaku khusus untuk keberangkatan 17 Desember 2026 - 10 Januari 2027.
- Potongan tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan.
- Rekomendasi pembelian melalui aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari tiket palsu.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Petaka Water Bombing di Kalsel: Yayan, Kru Heli yang Turun untuk Bertugas, Ditemukan Meninggal

Sugiono: Program Gentengisasi Picu Dampak Beruntun Positif bagi Ekonomi Rakyat

Madiun Kerek Produksi Padi 9,79 Persen dengan Peran Strategis KTNA dalam Perkuat Ketahanan Pangan
