Majalengka Raih Pemesanan 2,4 Juta Keping Genteng melalui Program Nasional
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Bupati Majalengka Eman Suherman mengumumkan peningkatan signifikan alokasi pemesanan genteng daerahnya menjadi 2,4 juta keping melalui program gentengisasi nasional.
- Lonjakan pesanan ini menjadi peluang emas bagi industri kerajinan tanah liat lokal untuk memperluas jangkauan pasar ke berbagai wilayah pembangunan di Jawa Barat, melampaui batas geografis kabupaten asalnya.
- Secara historis, industri genteng di Majalengka sudah berdiri kokak sejak tahun 1905 dan selama puluhan tahun menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Jatiwangi .
Bupati Majalengka Eman Suherman mengumumkan peningkatan signifikan alokasi pemesanan genteng daerahnya menjadi 2,4 juta keping melalui program gentengisasi nasional. Lonjakan pesanan ini menjadi peluang emas bagi industri kerajinan tanah liat lokal untuk memperluas jangkauan pasar ke berbagai wilayah pembangunan di Jawa Barat, melampaui batas geografis kabupaten asalnya.
Secara historis, industri genteng di Majalengka sudah berdiri kokak sejak tahun 1905 dan selama puluhan tahun menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Jatiwangi. Sebelumnya, jatah pemesanan yang diterima perajin setempat relatif terbatas, hanya sekitar 14 tronton atau setara dengan 150 ribu keping. Namun, kepercayaan pemerintah pusat yang diberikan kepada perajin Majalengka mengubah dinamika produksi secara drastis, mengubah skala lokal menjadi nasional.
Transformasi Quota dan Kapasitas Distribusi
Peningkatan kuantitas ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan kepercayaan tinggi terhadap kualitas material bangunan buatan Majalengka. Menurut Eman, peningkatan kuota tersebut setara dengan kapasitas angkut sekitar 600 truk yang telah disiapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Volume yang masif ini menunjukkan bahwa produk perajin Majalengka kini dipercaya untuk memenuhi kebutuhan material bangunan dalam skala yang jauh lebih luas, menggantikan peran produk dari sumber lain di wilayah tersebut.
Peran Program Gentengisasi dan Dampak Ekonomi
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden yang diimplementasikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Melalui jalur ini, Kabupaten Majalengka dipercayakan menyiapkan jutaan keping genteng yang akan didistribusikan ke berbagai lokasi pembangunan kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Keberhasilan merampas kuota yang jauh lebih besar dari alokasi awal ini menandai era baru bagi sektor UMKM tanah liat, di mana tradisi turun-temurun kini berkolaborasi langsung dengan kebijakan pembangunan nasional yang berdampak pada pendapatan dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat lokal.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Petaka Water Bombing di Kalsel: Yayan, Kru Heli yang Turun untuk Bertugas, Ditemukan Meninggal

Sugiono: Program Gentengisasi Picu Dampak Beruntun Positif bagi Ekonomi Rakyat

Madiun Kerek Produksi Padi 9,79 Persen dengan Peran Strategis KTNA dalam Perkuat Ketahanan Pangan
