Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Mensos Ingatkan Publik: Jutaan Usulan Bansos Masuk, Inilah Prosedur Sanggahan Resmi Jika Nama Tidak Muncul di Cek Bansos

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Terkini
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Mensos Ingatkan Publik: Jutaan Usulan Bansos Masuk, Inilah Prosedur Sanggahan Resmi Jika Nama Tidak Muncul di Cek Bansos
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Mekanisme Usulan dan Koreksi Data Penerima Masyarakat dapat memverifikasi status secara daring melalui situs resmi Cek Bansos atau dengan mendatangi kantor kelurahan, desa, dan Dinas Sosial setempat.
  • Menyiapkan dokumen pendukung seperti KTP dan Kartu Keluarga.
  • Mengajukan perbaikan atau usulan baru melalui fitur resmi aplikasi atau formulir fisik.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengimbau masyarakat untuk aktif menyampaikan sanggahan apabila menemukan kesalahan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sumber data utama penargetan bantuan pemerintah. Pengecekan dan koreksi data menjadi krusial seiring masuknya lebih dari 10,8 juta usulan baru dan sekitar 82 ribu sanggahan sejak 2025 hingga September 2026, menegaskan dinamika pengelolaan data kebapakan yang sangat masif dan kompleks.

Mekanisme Usulan dan Koreksi Data Penerima

Masyarakat dapat memverifikasi status secara daring melalui situs resmi Cek Bansos atau dengan mendatangi kantor kelurahan, desa, dan Dinas Sosial setempat.

  • Memastikan akurasi NIK diinput sistem.
  • Menyiapkan dokumen pendukung seperti KTP dan Kartu Keluarga.
  • Mengajukan perbaikan atau usulan baru melalui fitur resmi aplikasi atau formulir fisik.
Proses ini tidak otomatis mengesahkan bantuan, melainkan memulai jalur verifikasi di mana petugas akan mencocokkan data warga dengan kondisi riil di lapangan sebelum penetapan final.

Pengertian Desil dan Pengamanan Data

Eligibilitas bantuan sering kali bergantung pada klasifikasi desil, yakni pengelompokan kesejahteraan 1 hingga 10 berdasarkan variabel ekonomi. Data menunjukkan desil 1-4 berpeluang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako, sementara desil 5 untuk PBI-JK, meskipun angka desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui. Di samping itu, Kemensos mendesak publik untuk waspada terhadap penipuan berkedok pendaftaran, yakni tautan palsu atau permintaan OTP perbankan, dengan hanya menggunakan kanal resmi seperti Command Center 171.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ