Kebakaran Tenant di Stasiun Gambir Padam 18 Menit, Operasional KA Tetap Normal
Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

- Kebakaran yang melanda salah satu tenant makanan di Stasiun Gambir , Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11/2026) malam berhasil ditangani dalam waktu singkat tanpa mengganggu operasional kereta api.
- Insiden yang terjadi di area hall selatan lantai dasar ini dilaporkan pukul 20.37 WIB dan api dapat dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.55 WIB berkat kerja sama tim pemadam.
- Seperti diberitakan sebelumnya, 60 personel Gulkarmat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran panel listrik di lokasi tersebut .
Kebakaran yang melanda salah satu tenant makanan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11/2026) malam berhasil ditangani dalam waktu singkat tanpa mengganggu operasional kereta api. Insiden yang terjadi di area hall selatan lantai dasar ini dilaporkan pukul 20.37 WIB dan api dapat dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.55 WIB berkat kerja sama tim pemadam. Seperti diberitakan sebelumnya, 60 personel Gulkarmat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran panel listrik di lokasi tersebut. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan bahwa seluruh perjalanan dari dan menuju stasiun tersebut tetap berjalan normal meski sempat muncul asap tebal.
Respons Cepat Pemadaman dan Koordinasi Lapangan
Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa petugas segera berkoordinasi dengan unit terkait dan pemadam kebakaran begitu menerima laporan. Penanganan dilakukan secara intensif menggunakan fasilitas hydrant yang tersedia di area peron jalur 1 dan jalur 4. Untuk mendukung upaya pemadaman, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 20.48 WIB. Meskipun asap sempat mengarah ke jalur 1, Franoto memastikan kondisi tersebut tidak memengaruhi jadwal maupun keselamatan perjalanan kereta api.
- Lokasi Kejadian: Area hall selatan lantai dasar Stasiun Gambir.
- Durasi Penanganan: Sekitar 18 menit (pukul 20.37โ20.55 WIB).
- Aset Pendukung: Hydrant peron jalur 1 & 4 serta 4 unit mobil damkar.
Evaluasi Keselamatan dan Permohonan Maaf KAI
Selain memastikan kelancaran operasional, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat insiden tersebut. Franoto menekankan bahwa keselamatan pelanggan, pekerja, dan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama perusahaan. Sebagai langkah tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran. Evaluasi ini juga mencakup peninjauan aspek keselamatan, kesiapsiagaan darurat, pengawasan fasilitas, serta mitigasi risiko di kawasan komersial stasiun guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Mantan Agen FBI Akui Curi Hampir $2,5 Juta Kripto untuk Beli Viniyard di Portugal

Pemerintah Siapkan Skema WFH/WFA untuk Urai Kemacetan Nataru 2026-2027

Paradoks Industri Pertahanan: Lonjakan Drone Tak Menyingkirkan Tank dan Jet Tempur
