Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Desakan Kejam: Aktivis HAM Siap Serahkan Bukti Genosida Gaza ke ICC untuk Tangkap Trump

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara News
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Desakan Kejam: Aktivis HAM Siap Serahkan Bukti Genosida Gaza ke ICC untuk Tangkap Trump
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Langkah ini merupakan respons atas dugaan keterlibatan Washington dalam membantu dan mendukung tindakan genosida, kejahatan perang, serta kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Palestina, khususnya di Gaza.
  • Rencana ini dilaporkan oleh The National dan memicu reaksi keras mengingat hubungan yang sudah memburuk antara kedua belah pihak.
  • Kelompok yang menginisiasi langkah ini, Taxpayer Alliance Against Genocide (TAAG) , dijadwalkan akan berangkat ke Den Haag, Belanda, pada 11 November untuk menyerahkan materi bukti komprehensif.

Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) memuncak setelah sekelompok pengacara dan aktivis hak asasi manusia (HAM) mengumumkan rencana strategis untuk mendesak penerbitan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Donald Trump dan sejumlah pejabat senior AS. Langkah ini merupakan respons atas dugaan keterlibatan Washington dalam membantu dan mendukung tindakan genosida, kejahatan perang, serta kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Palestina, khususnya di Gaza. Rencana ini dilaporkan oleh The National dan memicu reaksi keras mengingat hubungan yang sudah memburuk antara kedua belah pihak.

Kelompok yang menginisiasi langkah ini, Taxpayer Alliance Against Genocide (TAAG), dijadwalkan akan berangkat ke Den Haag, Belanda, pada 11 November untuk menyerahkan materi bukti komprehensif. Proses pengumpulan data ini telah berlangsung selama hampir satu tahun, menunjukkan keseriusan dan ketelitian hukum yang dilakukan oleh para aktivis tersebut. Mereka tidak sekadar menyampaikan keluhan, melainkan membawa dokumen substantif yang dirancang untuk memenuhi standar hukum internasional terkait kejahatan berat.

Komposisi Bukti dan Peran Pelapor Khusus PBB

Material yang akan diserahkan ke Kantor Kejaksaan ICC sangat beragam dan multidimensi, mencakup berbagai jenis bukti forensik dan hukum. Berikut adalah rincian dokumen yang disiapkan oleh TAAG:

  • Pernyataan di bawah sumpah dari para dokter yang pernah bertugas memberikan layanan medis di Gaza.
  • Kesaksian langsung dari saksi mata yang menyaksikan peristiwa di lapangan.
  • Keterangan dari pelapor pelanggaran (whistleblower) internal.
  • Rekaman video yang merekam insiden-insiden kunci.
  • Dokumen resmi mengenai dukungan politik, militer, diplomatik, dan keuangan yang diberikan AS kepada Israel.

Penyerahan dokumen ini akan disertai dengan kehadiran Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk wilayah pendudukan Palestina, yang diperkirakan akan menyampaikan pernyataan resmi kepada delegasi tersebut. Kehadiran Albanese bersama para pengacara internasional, tenaga medis, dan pegiat hak-hak Palestina memperkuat legitimasi hukum dan moral dari langkah yang diambil oleh TAAG.

Implikasi Hukum dan Konteks Ketegangan Washington-Den Haag

Penting untuk dicatat bahwa dugaan kejahatan yang dituduhkan belum diputuskan oleh ICC, dan penyerahan dokumen ini tidak serta-merta berarti pengadilan telah menerima klaim tersebut atau memutuskan untuk mengupayakan penerbitan surat perintah penangkapan. Proses hukum di ICC bersifat independen dan akan melalui tahap investigasi serta pemeriksaan bukti yang ketat. Namun, langkah ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara Washington dan Den Haag. Sebelumnya, pemerintah AS di bawah arahan Trump telah menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat ICC setelah pengadilan tersebut menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Situasi ini menciptakan dinamika geopolitik yang kompleks, di mana isu HAM internasional berbenturan langsung dengan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ