WhatsApp Uji Coba Fitur Baca Pesan Tanpa Centang Biru di Android
Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

- WhatsApp tengah menggarap fitur inovatif yang memungkinkan pengguna Android membaca pesan tanpa menandainya telah dibaca.
- Kemampuan ini akan menghapus kekhawatiran terkait centang biru atau read receipts yang aktif, memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memantau komunikasi secara diam-diam.
- Fitur tersebut terdeteksi oleh WABetaInfo pada WhatsApp beta versi 2.26.44.11, meskipun saat ini masih dalam tahap pengembangan terbatas dan belum tersedia untuk seluruh pemakai.
WhatsApp tengah menggarap fitur inovatif yang memungkinkan pengguna Android membaca pesan tanpa menandainya telah dibaca. Kemampuan ini akan menghapus kekhawatiran terkait centang biru atau read receipts yang aktif, memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memantau komunikasi secara diam-diam. Fitur tersebut terdeteksi oleh WABetaInfo pada WhatsApp beta versi 2.26.44.11, meskipun saat ini masih dalam tahap pengembangan terbatas dan belum tersedia untuk seluruh pemakai.
Secara teknis, pengguna dapat melihat pratinjau pesan dari daftar chat tanpa perlu membukanya secara penuh. Cukup dengan menekan dan tahan pesan yang ingin dibaca, WhatsApp akan menampilkan pesan terbaru dalam jendela pratinjau. Fitur ini memungkinkan pengguna membaca pesan tanpa mengubah status laporan dibaca, sehingga pesan tetap berstatus belum dibaca bagi si pengirim.
Perubahan Tampilan Menu dan Fitur Pratinjau Bergulir
Implementasi fitur ini mengubah interaksi gestur di aplikasi Android. Sebelumnya, menekan dan menahan chat hanya menampilkan deretan menu di bagian atas. Kini, menu tersebut dipindahkan ke bagian bawah pratinjau pesan dalam bentuk kolom. Menu ini tetap menawarkan fungsi standar seperti memilih, menandai telah dibaca, menyematkan, mengarsipkan, dan menghapus chat. Pengguna dapat mengakses opsi lanjutan seperti mengunci atau memasukkkan ke daftar melalui pilihan "More options".
Dibandingkan dengan versi iPhone yang hanya menampilkan pesan terbaru, versi Android dirancang lebih fleksibel dengan pratinjau yang dapat digulir. Hal ini memungkinkan pengguna membaca lebih banyak pesan sebelumnya tanpa meninggalkan antarmuka utama. Menurut WABetaInfo yang dikutip pada Jumat (6/11/2026), desain ini bertujuan memberikan kontrol lebih besar atas privasi percakapan.
Dampak pada Privasi dan Status Rilis
Fitur ini memperkuat posibilitas privasi pengguna Android yang sejajar dengan pengguna iPhone dalam hal pengelolaan read receipts. Namun, karena masih dalam tahap pengembangan, WhatsApp belum mengumumkan kapan fitur ini akan dirilis untuk publik. Pengguna reguler belum dapat mengaksesnya dan harus menunggu ketersediaan diupdate resminya. Kehadiran fitur ini diharapkan menjadi standar baru dalam aplikasi pesan instan untuk menjaga transparansi status chat.
BERITA TERKAIT (Teknologi)

Milenia di dalam Fosil: Penemuan Sel Darah Dinosaurus Hancurkan Asumsi Lama Paleontologi

UU Satu Data Indonesia Diimplementasikan: Masyarakat Berharap Bebas Dari Birokrasi Dokumen

Urgensi RUU Anti Spionase: Merespons Ancaman FIMI dan Laci Hukum Siber Indonesia
