Solidaritas TNI-Polri: Kapolresta Banjarmasin Sambut Hangat Korban Kecelakaan Helikopter Mi-17
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Upaya penguatan sinergi TNI-Polri ditunjukkan secara nyata oleh Kombes Pol Riza Muttaqin , Kapolresta Banjarmasin, yang mendatangi Rumah Sakit Tingkat III Dr.
- Kunjungan tersebut ditujukan untuk memberikan dukungan moril kepada prajurit TNI AD yang menjadi korban kecelakaan helikopter Mi-17 V5 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
- Kecelakaan tersebut terjadi pada 4 November lalu saat helikopter water bombing tengah menjalankan tugas kemanusiaan di Kecamatan Danau Sembuluh.
Upaya penguatan sinergi TNI-Polri ditunjukkan secara nyata oleh Kombes Pol Riza Muttaqin, Kapolresta Banjarmasin, yang mendatangi Rumah Sakit Tingkat III Dr. R. Soeharsono (RS TPT) di Kalimantan Selatan. Kunjungan tersebut ditujukan untuk memberikan dukungan moril kepada prajurit TNI AD yang menjadi korban kecelakaan helikopter Mi-17 V5 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Kecelakaan tersebut terjadi pada 4 November lalu saat helikopter water bombing tengah menjalankan tugas kemanusiaan di Kecamatan Danau Sembuluh. Kehadiran pimpinan Polri di ranah medis ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan bentuk kepedulian institusional terhadap anggota militer yang terluka saat menjalankan misi mulia demi masyarakat. Riza menegaskan bahwa para korban adalah pahlawan kemanusiaan yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen aparat negara.
Penyampaian Empat dan Penguatan Semangat Pemulihan
Dalam kunjungannya, Riza Muttaqin secara langsung menyapa dan menggenggam tangan para korban untuk menanamkan semangat pemulihan. Ia menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat krusial untuk menjaga mental para prajurit selama menjalani perawatan medis. Kombes Pol Riza Muttaqin menyatakan, "Kami hadir di sini membawa doa dan rasa empati yang mendalam dari seluruh keluarga besar Polresta Banjarmasin. Para prajurit TNI AD yang menjadi korban adalah pahlawan kemanusiaan yang sedang menjalankan tugas mulia demi masyarakat."
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa musibah ini adalah duka bersama. Kehadiran Polri bertujuan untuk memastikan bahwa rekan-rekan TNI tidak berjuang sendirian. Dukungan moril ini juga diharapkan dapat menguatkan para keluarga yang mendampingi korban di rumah sakit, menciptakan lingkungan emosional yang suportif bagi proses penyembuhan fisik maupun psikologis mereka.
Sinergi Kemanusiaan yang Melampaui Tugas Keamanan
Kehadiran jajaran Polresta Banjarmasin di RS TPT Banjarmasin mencerminkan bahwa sinergi antara TNI dan Polri tidak terbatas pada dimensi operasional keamanan semata. Hubungan kedua institusi ini terjalin erat melalui kepedulian dan bantuan kemanusiaan ketika salah satu pihak mengalami kesulitan. Solidaritas tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan melalui komunikasi rutin dan dukungan antar lembaga yang berkelanjutan.
- Lokasi Perawatan: RS Tingkat III Dr. R. Soeharsono (RS TPT), Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
- Kronologi Kejadian: Kecelakaan helikopter water bombing Mi-17 V5 di Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
- Tanggal Kejadian: Rabu, 4 November 2025.
- Hadir: Kombes Pol Riza Muttaqin (Kapolresta Banjarmasin) beserta jajaran.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan para prajurit agar mereka dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga serta melanjutkan pengabdian kepada negara setelah dinyatakan siap secara medis oleh tim dokter. Kehadiran institusi keamanan dalam berbagai aspek, mulai dari penanganan bencana hingga konsolidasi personel, juga terlihat dalam isu Pangdam IM Janji Investigasi Tuntas Bentrok Pidie yang menyoroti pentingnya koordinasi dan integrasi data di lapangan.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
