Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Ruben Onsu Diboikot Massa, Kuasa Hukum Minola Sebayang: Kehilangan Pekerjaan Bukan Akhir Segalanya

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Ruben Onsu Diboikot Massa, Kuasa Hukum Minola Sebayang: Kehilangan Pekerjaan Bukan Akhir Segalanya
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kuasa hukum Ruben Onsu , Minola Sebayang , menegaskan bahwa kliennya tidak gentar menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan di tengah aksi boikot yang menyasar stasiun televisi Trans TV .
  • Pernyataan tegas ini dilontarkan menyusul demonstrasi yang digelar oleh massa Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral di depan gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/11/2026).
  • Aksi tersebut menyuarakan penolakan terhadap Ruben yang masih mengisi salah satu program di stasiun televisi tersebut, dengan modus pembakaran ban dan pengibaran spanduk ajakan boikot.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa kliennya tidak gentar menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan di tengah aksi boikot yang menyasar stasiun televisi Trans TV. Pernyataan tegas ini dilontarkan menyusul demonstrasi yang digelar oleh massa Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral di depan gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/11/2026). Aksi tersebut menyuarakan penolakan terhadap Ruben yang masih mengisi salah satu program di stasiun televisi tersebut, dengan modus pembakaran ban dan pengibaran spanduk ajakan boikot.

Minola menjelaskan bahwa Ruben tetap menjalani aktivitasnya seperti biasa dan tidak terpengaruh oleh tekanan publik. Ia menekankan bahwa ketakutan akan hal-hal yang tidak pasti justru akan menghambat jalannya hidup seseorang. "Kapanpun kita bisa kehilangan pekerjaan, kapanpun kita bisa mendapatkan pekerjaan. Jadi artinya kalau misalnya kita ketakutan dengan hal-hal yang tidak pasti seperti itu, maka hidup kita akan penuh dengan ketakutan," ujar Minola saat ditemui di kantornya.

Pendapat Publik dan Tudingan di Lokasi Aksi

Pihak Ruben menyatakan tidak mempermasalahkan adanya aksi tersebut, dengan catatan bahwa penyampaian pendapat dilakukan sesuai aturan yang berlaku di negara demokrasi. Namun, situasi di lokasi memanas akibat tudingan soal dugaan LGBT yang disuarakan oleh peserta aksi. Hingga berita ini diturunkan, tudingan tersebut belum mendapat konfirmasi atau keterangan resmi yang membenarkannya, dan pihak Trans TV juga belum memberikan tanggapan resmi terkait nasib Ruben di programnya.

Minola menambahkan bahwa rezeki dan pekerjaan adalah titipan yang bisa diambil kapan saja. "Kalau memang misalnya rezeki itu adalah rezeki Ruben, maka dia tidak akan pernah kehilangan pekerjaan itu. Kalaupun dia kehilangan pekerjaan itu, berarti Tuhan sudah punya rencana lain untuk rezeki Ruben di tempat yang lain," jelasnya. Ia menutup dengan peringatan moral bahwa siapa pun yang menzalimi orang lain hingga membuat mereka kehilangan kesempatan dan pekerjaan, pasti akan mendapatkan balasan atas perbuatannya.

Respons Tenang di Tengah Tekanan Publik

Respons tenang dari kubu Ruben Onsu ini menjadi sorotan di tengah dinamika opini publik yang memanas. Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral tampak solid dalam menyampaikan aspirasinya, namun ketiadaan tanggapan resmi dari stasiun televisi terkait status kontrak atau penayangan program Ruben masih menjadi tanda tanya bagi penonton. Kasus ini menyoroti kompleksitas hubungan antara figur publik, kebebasan berpendapat, dan regulasi di industri hiburan Indonesia, di mana tekanan sosial dapat berdampak langsung pada karier seorang selebriti.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ