Prabowo Resmikan Tugas 11 Duta Besar Lewat Prosedi Serah Terima Surat Kepercayaan di Istana Merdeka
Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

- Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari 11 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/11).
- Prosesi diawali dengan penyambutan resmi yang diwarnai pertunjukan budaya khas, yaitu Tari Zapin Lenggang Kipas dari Provinsi Jambi, yang menampilkan kekayaan nusantara.
- Setelah penampilan budaya, lagu kebangsaan masing-masing negara diperdengarkan sebagai bentuk penghormatan.
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari 11 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/11). Upacara ini menjadi penanda resmi dimulainya tugas diplomatik para duta besar tersebut dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan negara-negara asal mereka, mulai dari Eropa, Asia, hingga Amerika Latin.
Prosesi diawali dengan penyambutan resmi yang diwarnai pertunjukan budaya khas, yaitu Tari Zapin Lenggang Kipas dari Provinsi Jambi, yang menampilkan kekayaan nusantara. Setelah penampilan budaya, lagu kebangsaan masing-masing negara diperdengarkan sebagai bentuk penghormatan. Para duta besar kemudian memasuki ruang kredensial secara bergiliran untuk menyerahkan dokumen resmi kepada Presiden.
Daftar Duta Besar dan Peran Pejabat Tinggi Pendamping
Sebelas negara yang menyerahkan surat kepercayaan meliputi Austria, Bangladesh, Belgia, Norwegia, Jepang, Swiss, Malaysia, Finlandia, Vatikan, Suriname, dan Uni Eropa. Di antaranya, Hervรฉ Delphini bertindak sebagai Duta Besar LBBP Designate Resident Uni Eropa, sementara Uskup Agung Walter Erbi mewakili Republik Takhta Suci Vatikan. Kehadiran perwakilan Uni Eropa dalam daftar ini menunjukkan pentingnya posisi strategis Indonesia dalam kemitraan global.
Presiden didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran jajaran menteri koordinator dan kementerian terkait menandakan komitmen pemerintah dalam mengawal agenda diplomatik multilateral dan bilateral secara komprehensif.
Dampak Diplomasi dan Penguatan Kemitraan Strategis
Setelah penyerahan surat kepercayaan, setiap duta besar mengikuti sesi foto bersama dengan Presiden Prabowo sebelum dilanjutkan dengan pertemuan resmi di Istana Merdeka. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari interaksi politik dan ekonomi yang lebih intensif antara Indonesia dan negara-negara tersebut.
Keberagaman negara pengirim duta besar, dari negara maju seperti Jepang dan Swiss hingga mitra ASEAN seperti Malaysia, merefleksikan luasnya jaringan diplomatik Indonesia. Dengan dimulainya tugas resmi ini, diharapkan sinergi dalam perdagangan, investasi, dan kerja sama budaya dapat terakselerasi lebih cepat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor kunci di kawasan Asia-Pasifik dan global.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Kemenbud Jadwalkan Penganugerahan Maestro Seni pada Desember 2026

Mendagri Tito Karnavian Perintahkan Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Akurasi Bansos

Dewan Pers Dorong Skema Hibrid LMK-B2B untuk Jamin Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
