Polda Jambi Siagakan 70 Personel, Wakapolda Tekankan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Potensi Bencana
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Polda Jambi resmi menyiagakan 70 personel khusus penanggulangan bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman alam di wilayah setempat.
- Langkah strategis ini diwujudkan melalui Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di Taman Rimba, Kota Jambi, Kamis kemarin.
- Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Pol.
Polda Jambi resmi menyiagakan 70 personel khusus penanggulangan bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman alam di wilayah setempat. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di Taman Rimba, Kota Jambi, Kamis kemarin. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jambi, sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah meningkatnya risiko kerawanan bencana.
Apel tersebut dihadiri pula oleh Kepala Biro Operasi Polda Jambi, Komandan Batalyon A Satbrimob, serta Kepala Bagian Pembinaan Operasi Direktorat Samapta. Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa Provinsi Jambi memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang cukup tinggi sehingga memerlukan antisipasi kolektif. Ia meminta seluruh personel dan instansi terkait untuk tidak hanya sekadar bersiap, tetapi juga melakukan pemantauan perkembangan situasi wilayah serta mengenali daerah-daerah yang masuk dalam kategori rawan bencana secara lebih komprehensif.
Komitmen Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Personel
Menurut Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, penanggulangan bencana bukanlah tanggung jawab tunggal satu instansi, melainkan menuntut sinergi dan koordinasi lintas sektoral yang kuat. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap operasional. Selain itu, peningkatan kemampuan dan profesionalisme personel menjadi prioritas utama melalui pelaksanaan latihan yang terencana, realistis, dan melibatkan seluruh unsur terkait. Tujuannya agar setiap anggota memahami prosedur standar, mampu bekerja dalam tim, serta dapat mengambil tindakan tegas sesuai tugas dan kewenangannya.
"Oleh karena itu, seluruh personel dan instansi terkait diminta senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan... serta memastikan langkah kesiapan," ujar Wakapolda dalam arahannya. Ia juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan tugas di lapangan dengan mengutamakan keselamatan, baik bagi petugas maupun masyarakat. Sikap humanis, responsif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada warga terdampak menjadi landasan utama yang harus dijunjung tinggi.
Tantangan di Lapangan dan Penutup Komitmen
Dalam penutup arahannya, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto menegaskan, "Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, jaga soliditas serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan." Pernyataan ini menjadi penanda serius Polda Jambi bersama seluruh instansi terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan. Dengan sinergitas yang terbangun, setiap langkah penanganan diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu, sehingga dampak bencana alam dapat diminimalkan secara signifikan.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

BRI Manado dan Kodam XIII/Merdeka Giat Perkuat Sinergi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara

Jokowi Tuntut Keadilan di PN Jaktim, Ungkap Luka Batin Setelah Nama Orang Tua Terseret Tuduhan Ijazah Palsu

Wujudkan Tata Kelola Transparan, Pemkot Tangerang Raih Peringkat Pertama Publik Informatif Provinsi Banten dengan Skor 99,87
