Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Pagar Nusa Soroti Russian Space di Istiqlal: Jembatan Diplomasi Budaya Indonesia-Rusia

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: Kompas Nasional
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Pagar Nusa Soroti Russian Space di Istiqlal: Jembatan Diplomasi Budaya Indonesia-Rusia
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kehadiran ruang baru ini dinilai menjadi katalisator bagi penguatan persahabatan serta pertukaran pengetahuan yang mendalam antara kedua negara.
  • Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Pagar Nusa, Nabill Haroen , di sela-sela acara peresmian Russian Space pada Jumat.
  • Prinsip Ta'aruf sebagai Fondasi Diplomasi Nabill Haroen mengaitkan inisiatif diplomasi kebudayaan ini dengan prinsip ta'aruf atau saling mengenal dalam tradisi pesantren.

Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa menyambut positif kehadiran Russian Space di Perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta, sebagai langkah strategis untuk memperluas diplomasi kebudayaan, pendidikan, dan dialog antarumat beragama antara Indonesia dan Federasi Rusia. Kehadiran ruang baru ini dinilai menjadi katalisator bagi penguatan persahabatan serta pertukaran pengetahuan yang mendalam antara kedua negara.

Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Pagar Nusa, Nabill Haroen, di sela-sela acara peresmian Russian Space pada Jumat. Menurut Nabill, organisasi pencak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama ini memiliki peluang emas untuk mengembangkan pertukaran budaya melalui seni bela diri pencak silat, seni tradisi, serta pendidikan karakter yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Prinsip Ta'aruf sebagai Fondasi Diplomasi

Nabill Haroen mengaitkan inisiatif diplomasi kebudayaan ini dengan prinsip ta'aruf atau saling mengenal dalam tradisi pesantren. Ia menekankan bahwa pemahaman dan kepercayaan hanya dapat tumbuh dari perkenalan yang autentik. "Dalam tradisi pesantren, kita mengenal prinsip ta'aruf, saling mengenal. Sebab, dari perkenalan lahir pemahaman, dari pemahaman tumbuh kepercayaan, dan dari kepercayaan terbangun persaudaraan," ujar Nabill. Prinsip ini menjadi landasan filosofis bagi kerja sama lintas negara yang tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan spiritual.

Pencak silat diposisikan sebagai salah satu jembatan utama dalam diplomasi Indonesia-Rusia. Sebagai warisan budaya takbenda, pencak silat tidak sekadar mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti:

  • Pendidikan karakter dan pengendalian diri.
  • Nilai spiritual dan penghormatan terhadap sesama.
  • Pengayaan khazanah budaya Indonesia di kancah internasional.

Istiqal sebagai Pusat Peradaban Dunia

Kehadiran Russian Space sejalan dengan komitmen Kementerian Agama untuk menjadikan Masjid Istiqlal sebagai pusat peradaban dunia sekaligus sarana diplomasi lintas negara. Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, menegaskan bahwa fasilitas ini dihadirkan agar dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung Istiqlal.

"Sejak awal, kami di Masjid Istiqlal berupaya mewujudkan gagasan baik dari Imam Besar untuk menjadikan Istiqlal sebagai pusat peradaban dunia," kata Farid. Peresmian Russian Space turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Rais Republik Tatarstan Rustam Minnikhanov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, serta Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun saling pengertian di tengah perbedaan bangsa, bahasa, dan tradisi, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Rusia.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ