Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Menhut Lapor Presiden: Maksimalkan Evakuasi Helikopter Mi-17V5 yang Nyungsep di Lumpur Kalteng

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Terkini
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Menhut Lapor Presiden: Maksimalkan Evakuasi Helikopter Mi-17V5 yang Nyungsep di Lumpur Kalteng
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kejadian ini berlatar belakang upaya pencarian yang terus diperkuat di lapangan, terutama karena posisi helikopter yang terkubur lumpur menyulitkan proses evakuasi.
  • Sebelumnya, pihak terkait telah mencoba menggunakan helikopter Kamov untuk membantu penarikan, namun tantangan di lapangan masih tinggi.
  • Menhut menekankan pentingnya dukungan doa dan kerja sama lintas instansi untuk memastikan seluruh misi evakuasi dapat berjalan dengan aman dan efisien.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melaporkan perkembangan terkini insiden jatuhnya helikopter Mi-17V5 kepada Presiden Prabowo Subianto, yang kemudian mengirimkan ucapan duka mendalam atas jatuhnya tiga kru serta memerintahkan maksimalisasi proses evakuasi. Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta pada Jumat, Menhut menegaskan bahwa upaya penyelamatan kini difokuskan pada pencarian satu korban yang masih hilang, Sertu (Anum) Heri Teguh Prasetyo, serta penarikan badan helikopter yang diketahui nyungsep masuk ke dalam lumpur di lokasi kejadian.

Kejadian ini berlatar belakang upaya pencarian yang terus diperkuat di lapangan, terutama karena posisi helikopter yang terkubur lumpur menyulitkan proses evakuasi. Sebelumnya, pihak terkait telah mencoba menggunakan helikopter Kamov untuk membantu penarikan, namun tantangan di lapangan masih tinggi. Menhut menekankan pentingnya dukungan doa dan kerja sama lintas instansi untuk memastikan seluruh misi evakuasi dapat berjalan dengan aman dan efisien.

Penebalan Pasukan Penyelam dari Basarnas dan TNI AL

Untuk mempercepat proses, jumlah tim penyelam kini diperkuat secara signifikan. Dari semula enam penyelam, penambahan dilakukan dengan melibatkan lima anggota dari Basarnas dan tujuh personel dari TNI Angkatan Laut, yang akan bergabung dengan penyelam lokal. Total sekitar 25 penyelam akan dikerahkan untuk menemani proses evakuasi, dengan target utama menarik helikopter ke darat menggunakan alat bantu tugboat.

  • Penambahan tim: 5 penyelam Basarnas dan 7 personel TNI AL.
  • Total kekuatan di lapangan: sekitar 25 penyelam yang siap bertugas.
  • Mekanisme penarikan: menggunakan tugboat untuk mengeluarkan helikopter dari lumpur.

Pemimpinan Lintas Instansi di Bawah Perintah Presiden

Menhut memastikan bahwa upaya evakuasi ini dilakukan secara terkoordinasi di bawah pimpinan langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI L. Zainul Arifin, dan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, beserta Bupati setempat. Seluruh jajaran telah mendapat perintah jelas dari Presiden untuk memastikan proses penyelamatan berjalan maksimal. Situasi ini menunjukkan komitmen tinggi dari pemerintah pusat dan daerah dalam menangani bencana di Kalimantan Tengah.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ