Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kodaeral IX Ambon Uji Kesiapan Tempur KRI Posepa-870 di Perairan Sorong

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Kompas Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Kodaeral IX Ambon Uji Kesiapan Tempur KRI Posepa-870 di Perairan Sorong
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kegiatan strategis ini berlangsung di Perairan Sorong pada 5-6 November 2026 , menandai komitmen tinggi TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
  • Langkah ini diambil untuk memastikan setiap unsur kapal perang mampu merespons dinamika ancaman laut dengan cepat dan profesional.
  • Menurut Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas , Komandan Kodaeral IX Ambon, instruksi peningkatan profesionalisme ini bertujuan agar prajurit mampu melaksanakan tugas operasi secara optimal.

Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon secara intensif mengasah kesiapan operasional dan kemampuan tempur prajurit KRI Posepa-870 melalui pelaksanaan Uji Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat I dan II. Kegiatan strategis ini berlangsung di Perairan Sorong pada 5-6 November 2026, menandai komitmen tinggi TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap unsur kapal perang mampu merespons dinamika ancaman laut dengan cepat dan profesional.

Menurut Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Komandan Kodaeral IX Ambon, instruksi peningkatan profesionalisme ini bertujuan agar prajurit mampu melaksanakan tugas operasi secara optimal. "Latihan ini merupakan komitmen TNI AL dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang tangguh, profesional, modern, dan berdaya gentar guna menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Hanarko di Ambon, Jumat.

Fokus Uji Kemampuan Dasar hingga Taktik Tempur

Implementasi latihan ini dibagi menjadi dua tahapan utama yang diuraikan oleh Komandan KRI Posepa-870, Mayor Laut (P) Muhammad Fachri Wardana. Glagaspur Tingkat I berfokus pada pengujian kemampuan dasar perorangan dan tim, mencakup aspek fundamental yang menjadi tulang punggung kesiapan prajurit di laut. Rincian materi uji pada tingkat ini meliputi:

  • Kedisiplinan dan kesamaptaan jasmani.
  • Pengetahuan dasar keprajuritan serta penggunaan peralatan kapal.
  • Komunikasi dan prosedur keselamatan di laut.

Sementara itu, Glagaspur Tingkat II menitikberatkan pada kemampuan tim dan organisasi kapal dalam menjalankan skenario tugas tempur yang lebih kompleks. Fachri menjelaskan bahwa materi yang diujikan mencakup kesiapsiagaan tempur, peran tempur bahaya umum, penanggulangan kebakaran, penanganan kebocoran, evakuasi korban, hingga komunikasi taktis dan koordinasi antardepartemen.

Evaluasi untuk Memperkuat Naluri Tempur

Setiap prajurit dituntut untuk bertindak cepat, tepat, dan terukur sesuai standar operasional prosedur (SOP) TNI AL. Pelaksanaan uji tempur ini tidak hanya sekadar latihan rutin, tetapi juga menjadi sarana penting dalam pembinaan kemampuan prajurit serta kesiapan kapal saat menghadapi berbagai ancaman selama operasi laut. Hasil dari uji coba pada 5-6 November 2026 tersebut akan menjadi bahan evaluasi krusial untuk memperkuat soliditas, kekompakan, dan naluri tempur prajurit di lapangan, memastikan KRI Posepa-870 selalu dalam kondisi siaga penuh.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ