Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Indonesia dan Qatar Perkuat Kerja Sama Industri Strategis dan Dukung Kedaulatan Palestina

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: Antara News
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Indonesia dan Qatar Perkuat Kerja Sama Industri Strategis dan Dukung Kedaulatan Palestina
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Pertemuan virtual ini menjadi langkah strategis kedua negara untuk mempererat hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak 1976, di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.
  • Dalam diskusi tersebut, kedua menteri menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan industri strategis.
  • Selain itu, Indonesia menyampaikan apresiasi mendalam atas peran berkelanjutan Qatar dalam mendorong stabilitas kawasan di Timur Tengah serta dukungan teguh terhadap kedaulatan Palestina.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Arrmanatha Nasir dan Menteri Negara di Kementerian Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulaziz Al Khulaifi melakukan pembicaraan teleponis pada Kamis (5/11) untuk membahas penguatan kerja sama bilateral, khususnya di sektor industri strategis serta dukungan bersama terhadap Palestina. Pertemuan virtual ini menjadi langkah strategis kedua negara untuk mempererat hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak 1976, di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.

Dalam diskusi tersebut, kedua menteri menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan industri strategis. Selain itu, Indonesia menyampaikan apresiasi mendalam atas peran berkelanjutan Qatar dalam mendorong stabilitas kawasan di Timur Tengah serta dukungan teguh terhadap kedaulatan Palestina. Hal ini menunjukkan keselarasan visi kedua negara dalam menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Penguatan Hubungan Diplomatis dan Prospek Kerja Sama 2027

Arrmanatha Nasir mengungkapkan bahwa Indonesia menantikan kunjungan tingkat tinggi dan pelaksanaan Dialog Strategis pada tahun 2027. Agenda tersebut akan berlandaskan momentum peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Qatar yang jatuh pada tahun ini. Hubungan bilateral kedua negara telah mengalami perkembangan signifikan, ditandai dengan pembukaan Kedutaan Besar Qatar di Jakarta pada 1997 dan Kedutaan Besar Indonesia di Doha pada 1999. Al Khulaifi sendiri mengawali percakapan dengan ucapan selamat atas pelantikan Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri pada 1 Oktober lalu, sekaligus menegaskan dukungan Qatar terhadap upaya diplomatik untuk menjamin kebebasan navigasi maritim dan perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.

Dimensi Ekonomi dan Isu Regional Lainnya

Di samping isu politik dan keamanan, kedua pemimpin juga membahas dinamika di Afghanistan serta berbagai kepentingan bersama lainnya. Secara ekonomi, data Kementerian Perdagangan RI tahun lalu mencatat nilai ekspor Indonesia ke Qatar mencapai 736,8 juta dolar AS (sekitar Rp13,38 triliun). Sebaliknya, nilai impor Indonesia dari Qatar tercatat sebesar 1,26 miliar dolar AS, yang didominasi oleh komoditas minyak dan gas (migas) senilai 776,1 juta dolar AS (sekitar Rp14,08 triliun). Penguatan hubungan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi investasi dan perdagangan yang saling menguntungkan di masa mendatang.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ