Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

IHSG Rebound ke 5.050,43 di Tengah Pelemahan Bursa Asia, Riset Phintraco Proyeksi Uji Level 5.200

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: Antara Pasar Modal & Antara News
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

IHSG Rebound ke 5.050,43 di Tengah Pelemahan Bursa Asia, Riset Phintraco Proyeksi Uji Level 5.200
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Indeks utama ini ditutup naik 20,17 poin atau sebesar 0,40 persen ke posisi 5.050,43 , sementara indeks LQ45 juga mencatatkan kenaikan 4,64 poin atau 0,90 persen ke level 518,28.
  • Fenomena ini terjadi di saat indeks regional seperti Nikkei dan Kospi justru anjlok lebih dari 6 persen.
  • Selain itu, aksi profit taking atau ambil untung oleh investor setelah penguatan signifikan sehari sebelumnya turut menekan indeks di sesi awal hingga penutupan sesi pertama.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil menunjukkan ketangguhan dengan berbalik menguat atau rebound pada perdagangan Jumat sore, bertolak belakang dengan tren pelemahan yang melanda bursa saham kawasan Asia. Indeks utama ini ditutup naik 20,17 poin atau sebesar 0,40 persen ke posisi 5.050,43, sementara indeks LQ45 juga mencatatkan kenaikan 4,64 poin atau 0,90 persen ke level 518,28. Fenomena ini terjadi di saat indeks regional seperti Nikkei dan Kospi justru anjlok lebih dari 6 persen.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa pergerakan IHSG yang awalnya dibuka melemah dipicu oleh sentimen negatif dari koreksi signifikan di bursa Wall Street dan Asia akibat tekanan pada saham sektor teknologi. Selain itu, aksi profit taking atau ambil untung oleh investor setelah penguatan signifikan sehari sebelumnya turut menekan indeks di sesi awal hingga penutupan sesi pertama.

Dinamika Pasar Global dan Data Makroekonomi Dalam Negeri

Di sisi eksternal, harga minyak kembali terkoreksi di bawah level 100 dolar AS per barel seiring harapan percepatan penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran, terutama setelah Partai Demokrat memenangkan pemilu midterm. Dari dalam negeri, data makroekonomi menunjukkan cadangan devisa naik tipis ke level 146,8 miliar dolar AS pada Oktober 2026, sementara indeks harga rumah melambat menjadi 0,58 persen (yoy) pada kuartal III-2026. Pemerintah juga menyiapkan alokasi anggaran Rp1,28 triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi penutup tahun 2026.

Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, hanya dua sektor yang menguat, dipimpin oleh sektor keuangan yang naik 1,04 persen dan sektor barang konsumen primer naik 0,50 persen. Sebaliknya, sembilan sektor melemah, dengan sektor barang baku turun paling dalam sebesar 2,67 persen, diikuti sektor teknologi dan transportasi & logistik. Frekuensi perdagangan tercatat 1,09 juta kali transaksi dengan nilai Rp10,31 triliun, di mana 231 saham naik, 440 saham turun, dan 291 saham stagnan.

Proyeksi Pekan Depan dan Respons Investor

Meskipun mayoritas bursa Asia ditutup merah, Ratna Lim memproyeksikan IHSG akan menguji level ke kisaran 5.100-5.200 pada perdagangan pekan depan. Optimisme ini didukung oleh rotasi sektor di mana saham-saham seperti AIMS, POLU, dan SMDM mengalami penguatan terbesar, sementara saham TAXI dan NAYZ menjadi yang paling tertekan. Keberhasilan IHSG bertahan di zona hijau di tengah volatilitas global ini menandakan adanya ketahanan fundamental pasar domestik yang mulai direspons positif oleh para pelaku pasar menjelang akhir pekan.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ