Gubernur Pramono Anung Usul Hutan Bakau Kamal Muara Jadi Kebun Raya Mangrove Jakarta
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengajukan usulan strategis ke pemerintah pusat untuk menetapkan hutan bakau di Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara , menjadi Kebun Raya Mangrove Jakarta .
- Inisiatif ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai memimpin rapat terbatas di Kantor Kecamatan Penjaringan pada Jumat (6/11).
- Langkah ini diambil sebagai respons atas ketiadaan kebun raya di ibu kota, sekaligus upaya konservasi ekosistem pesisir yang semakin mendesak.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengajukan usulan strategis ke pemerintah pusat untuk menetapkan hutan bakau di Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi Kebun Raya Mangrove Jakarta. Inisiatif ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai memimpin rapat terbatas di Kantor Kecamatan Penjaringan pada Jumat (6/11). Langkah ini diambil sebagai respons atas ketiadaan kebun raya di ibu kota, sekaligus upaya konservasi ekosistem pesisir yang semakin mendesak.
Menurut Pramono, lokasi Kamal Muara memiliki nilai ekologis tinggi karena merupakan salah satu hutan mangrove tersisa di pesisir Jakarta. Ia menjelaskan bahwa meskipun total luas mangrove di Jakarta mencapai kurang lebih 600 hektare, area Kamal Muara memiliki luasan sekitar 50 hektare dengan kondisi vegetasi yang cukup baik dan terawat.
Koordinasi dengan BRIN dan Perbaikan Infrastruktur
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov DKI akan berkoordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Jika usulan ini disetujui oleh pemerintah pusat, Pramono menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah melakukan perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas yang ada di lokasi. Penetapan status resmi sebagai kebun raya tidak hanya berdimensi ekologis, tetapi juga mencakup pengembangan infrastruktur pendukung agar area tersebut layak dikunjungi oleh publik.
Fokus utama dari pengembangan ini adalah transformasi fungsi kawasan dari sekadar habitat alami menjadi pusat edukasi. Pramono menekankan pentingnya aksesibilitas bagi masyarakat, khususnya pelajar, untuk mempelajari keanekaragaman hayati mangrove tanpa harus bepergian jauh ke luar kota.
Hadiah Ekologis untuk Ulang Tahun ke-500 Jakarta
Pramono Anung menyatakan keyakinannya bahwa Kebun Raya Mangrove Jakarta akan menjadi sarana edukasi dan wisata yang vital bagi warga. "Murid-murid kita yang ingin belajar tentang mangrove, belajar tentang tanaman, dan sebagainya enggak perlu ke mana-mana, cukup datang ke Taman Mangrove, Kebun Raya Mangrove Jakarta," ujarnya. Usulan ini juga memiliki dimensi simbolis yang kuat, di mana Pramono berharap proyek ini dapat menjadi hadiah bagi Jakarta di tahun mendatang. Target penyelesaian dan peresmian ini sejalan dengan momentum peringatan 5 abad DKI Jakarta pada tahun 2027, menandai tonggak sejarah baru dalam pengelolaan lingkungan hidup ibu kota.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Kemenbud Jadwalkan Penganugerahan Maestro Seni pada Desember 2026

Mendagri Tito Karnavian Perintahkan Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Akurasi Bansos

Dewan Pers Dorong Skema Hibrid LMK-B2B untuk Jamin Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
