Cristiano Ronaldo Tutup Pintu Laga Perpisahan Selama Jorge Jesus Masih di Timnas Portugal
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

- Cristiano Ronaldo resmi mengumumkan pengunduran diri dari skuad tim nasional Portugal pada Kamis (5/11), sebuah keputusan yang diambil hanya beberapa saat sebelum turnamen UEFA Nations League bulan depan.
- Konflik personal yang memanas sejak Ronaldo dicadangkan dalam laga kontra Norwegia menjadi pemicu utama ketegangan ini.
- Menurut laporan eksklusif dari jurnalis Pedro Sepulveda untuk talksport , Jorge Jesus sejatinya berniat memanggil Ronaldo untuk laga timnas di bulan November.
Cristiano Ronaldo resmi mengumumkan pengunduran diri dari skuad tim nasional Portugal pada Kamis (5/11), sebuah keputusan yang diambil hanya beberapa saat sebelum turnamen UEFA Nations League bulan depan. Namun, di balik pengumuman pensiun tersebut, terungkap dinamika internal yang lebih kompleks: sang legenda dunia diklaim enggan menjalani laga perpisahan selama Jorge Jesus masih menjabat sebagai pelatih kepala. Konflik personal yang memanas sejak Ronaldo dicadangkan dalam laga kontra Norwegia menjadi pemicu utama ketegangan ini.
Menurut laporan eksklusif dari jurnalis Pedro Sepulveda untuk talksport, Jorge Jesus sejatinya berniat memanggil Ronaldo untuk laga timnas di bulan November. Akan tetapi, keputusan pensiun yang telah diambil Ronaldo membuat rencana tersebut batal. Sepulveda menegaskan bahwa kekesalan Ronaldo atas perlakuan Jesus dalam konflik sebelumnya masih membekas, hingga ia menolak memberikan kesempatan terakhir untuk berhadapan dengan publik di bawah komando Jesus.
Konflik Personal dan Janji Pensiun
"Saya bisa memberikan jaminan pada kalian bahwa Ronaldo tidak akan lagi mengenakan seragam resmi, mari katakan begitu, tim nasional Portugal," ujar Sepulveda. Ia menambahkan, "Saya bisa menjamin hal itu. Sampai Jorge Jesus meninggalkan timnas Portugal, laga persahabatan terakhir dan kesempatan bagi semua orang untuk mengucapkan selamat tinggal pada Cristiano Ronaldo tidak akan terjadi." Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa hubungan antara kapten timnas dan pelatihnya telah mencapai titik yang tidak dapat dipulihkan dalam waktu dekat.
Laporan tersebut juga mengungkap latar belakang keputusan ini. Ronaldo sejatinya telah berkeinginan untuk pensiun setelah Piala Dunia 2026. Namun, ia dibujuk untuk bertahan oleh Pedro Proenca, Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, dan Jorge Jesus. Ketika Ronaldo akhirnya setuju untuk bertahan dan konflik dengan Jesus pecah, rasa kekecewaan mendalam yang ia alami menjadi alasan kuat di balik keputusan pensiun mendadak ini.
Warisan 23 Tahun dan Rekor Dunia
Keputusan ini mengakhiri era panjang Ronaldo bersama timnas Portugal yang dimulai pada tahun 2003. Selama 23 tahun membela negara, Ronaldo telah mengukuhkan dirinya sebagai ikon sepak bola global dengan mencetak total 146 gol, sebuah rekor dunia untuk gol terbanyak dalam sejarah tim nasional. Dengan mundurnya Ronaldo dan ketegangan yang masih berlangsung dengan Jesus, federasi Portugal kini menghadapi tantangan besar dalam menentukan langkah selanjutnya untuk skuad mereka, sementara para penggemar dunia menunggu kejelasan mengenai kapan dan bagaimana penghormatan terakhir bagi sang megabintang akan diberikan.
BERITA TERKAIT (Sepak Bola)

Jose Gomes Tekad Amankan Tiga Poin Madura United saat Hadapi Arema FC di Pamekasan

PSIM Yogyakarta Tekad Lanjutkan Tren Positif Lawan Dewa United di Pekan Ke-9 Super League

Bayern Munchen Kunci Masa Depan Harry Kane: Kontrak Diperpanjang hingga 2029
