Bahaya Merkuri hingga Listeria: Panduan Keamanan Mengonsumsi Sushi bagi Ibu Hamil

- Populer di kalangan perempuan karena pilihan isian variatif seperti udang, kepiting, dan sayuran, sushi kini menjadi sorotan khusus bagi mereka yang sedang mengandung.
- Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi sushi dengan bahan ikan mentah berisiko tinggi membawa bakteri, parasit, dan merkuri yang dapat membahayakan kesehatan ibu serta perkembangan janin.
- Meski begitu, pengabaian total terhadap hidangan Jepang ini tidak selalu diperlukan, mengingat ada beberapa variasi yang tetap aman dikonsumsi jika dipilih dengan cermat.
Populer di kalangan perempuan karena pilihan isian variatif seperti udang, kepiting, dan sayuran, sushi kini menjadi sorotan khusus bagi mereka yang sedang mengandung. Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi sushi dengan bahan ikan mentah berisiko tinggi membawa bakteri, parasit, dan merkuri yang dapat membahayakan kesehatan ibu serta perkembangan janin. Meski begitu, pengabaian total terhadap hidangan Jepang ini tidak selalu diperlukan, mengingat ada beberapa variasi yang tetap aman dikonsumsi jika dipilih dengan cermat.
Dampak kesehatan yang timbul tidak bisa dianggap remeh. Daya tahan tubuh perempuan hamil yang mengalami perubahan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Jika paparan bakteri seperti Listeria terjadi, risikonya dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, infeksi rahim, hingga persalinan prematur. Pada janin, paparan Listeria yang menyerang darah bisa berujung pada kelumpuhan, kejang, kebutaan, hingga kegagalan fungsi organ. Sementara itu, metilmerkuri dari ikan mentah atau setengah matang bersifat toksik yang dapat menghambat perkembangan sistem saraf dan mengganggu kemampuan motorik anak di masa depan.
Daftar Hitam: Jenis Sushi dan Ikan Berbahaya yang Harus Dihindari
Berdasarkan referensi dari Healthline, seluruh jenis sushi yang menggunakan makanan laut mentah atau setengah matang harus dihindari selama kehamilan. Ini mencakup sushi dengan isian sashimi, maki, dan nigiri berbahan ikan mentah. Selain risiko mikroba, isu kandungan merkuri menjadi perhatian utama. Menurut Cleveland Clinic, merkuri cenderung menumpuk dalam tubuh ikan predator berukuran besar. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan menghindari sushi yang menggunakan ikan hiu, marlin, todak, dan tuna mata besar, karena jenis-jenis ikan ini memiliki kadar logam berat yang tinggi dan berpotensi merusak perkembangan anak.
Resep Aman: Pilihan Sushi Matang dan Rekomendasi Omega-3
Sebaliknya, ibu hamil tetap dapat menikmati sushi dengan memilih varian yang menggunakan bahan matang atau vegetarian. American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) merekomendasikan konsumsi dua porsi ikan rendah merkuri setiap minggu untuk memastikan asupan asam lemak omega-3 yang baik bagi kesehatan. Pilihan yang aman meliputi sushi vegan berisi sayuran, california roll dengan isian kepiting imitasi matang, dan tamago sushi dengan telur matang. Pastikan juga ikan salmon, lele, atau kerang yang dikonsumsi sudah dimasak hingga matang sempurna, dengan suhu minimal 63 derajat Celcius, untuk meminimalisir risiko kontaminasi.
BERITA TERKAIT (Kesehatan)

CDC AS Lapor 5.182 Kasus Campak 2026, Menguat Setelah Diberatakan Hilang Sejak 2000

7 Gejala Tersembunyi Menopause: Dari Nyeri Kronis hingga Kabut Otak yang Sering Disalahartikan

Dampak Menahan Emosi: Dari Stres Kronis hingga Penyakit Jantung, Apa yang Terjadi pada Tubuh?
