The Early Spring dan Where the Mask Ends Dominasi Chart Global Netflix, Cengara Tren Drama China di Asia Tenggara
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

- Serangkaian drama China berhasil mendominasi daftar Tayangan Non-Inggris Terpopuler di Netflix pada tahun ini, dengan The Early Spring menjadi sorotan utama berkat performa data yang impresif.
- Drama yang dibintangi Jing Boran dan Sun Qian ini meraih 2,4 juta penayangan dengan total waktu tonton mencapai 21,5 juta jam .
- Kesuksesan The Early Spring tidak lepas dari narasi hubungan romantis rahasia di lingkungan kantor antara Luke Luan, seorang direktur kreatif perfeksionis, dan Flora Shang, pekerja pemula yang penuh semangat.
Serangkaian drama China berhasil mendominasi daftar Tayangan Non-Inggris Terpopuler di Netflix pada tahun ini, dengan The Early Spring menjadi sorotan utama berkat performa data yang impresif. Drama yang dibintangi Jing Boran dan Sun Qian ini meraih 2,4 juta penayangan dengan total waktu tonton mencapai 21,5 juta jam. Popularitasnya membubung hingga tembus Top 10 mingguan di 22 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Brasil, Venezuela, dan Qatar, serta merajai peringkat pertama chart di Thailand, Taiwan, Hong Kong, dan Vietnam.
Kesuksesan The Early Spring tidak lepas dari narasi hubungan romantis rahasia di lingkungan kantor antara Luke Luan, seorang direktur kreatif perfeksionis, dan Flora Shang, pekerja pemula yang penuh semangat. Sutradara Chiang Chi-cheng menyatakan bahwa ia sengaja mengemas dinamika hubungan ini dengan sudut pandang yang lebih dewasa dan realistis, menjauhi klise drama idola konvensional yang biasanya lebih ringan dan idealis. Pendekatan ini tampaknya resonan dengan penonton internasional yang mencari kedalaman karakter.
Strategi Promosi Minimal dan Kekuatan Naskah di Balik Tren Global
Sedangkan di segmen drama kostum atau periodik, Where the Mask Ends tampil mengejutkan dengan debut langsung di posisi kedua daftar Global Non-English TV Netflix pada periode 24-30 Agustus lalu. Serial yang dirilis perdana pada 28 September 2026 ini meraih 3,8 juta penayangan dan 59,3 juta jam waktu tonton hanya dalam satu pekan pelacakan data. Pencapaian posisi keenam di tangga global Netflix Tudum ini dinilai unik karena diraih tanpa promosi internasional yang masif, melainkan murni didorong oleh promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) berkat penulisan naskah yang tajam dan chemistry apik antar-pemeran.
Cerita ini berpusat pada A Chou, yang diperankan oleh Tian Xiwei, seorang perempuan yang tumbuh jauh dari asal usul bangsawannya. Ia menjadi pengantin pengganti untuk Lu Zhuo demi mendapatkan biaya perawatan medis ibunya. Ketika Lu Zhuo pulih dari kondisi sekaratnya, A Chou justru hidup bergelimang harta, memicu konflik dengan Wei Rao yang merasa haknya dicuri. Selain itu, drama Pursuit of Jade yang juga dibintangi Tian Xiwei dan Zhang Linghe turut menyedot perhatian setelah debut di posisi keenam dengan 1,9 juta penayangan pada pekan pertama, lalu naik ke posisi kelima. Sementara itu, The Prisoner of Beauty dan Irreplaceable juga masuk dalam daftar, menunjukkan keberagaman genre dari drama romansa sejarah hingga cerita drama modern yang menyentuh isu kesehatan mental dan ketegaran kerja.
Dampak terhadap Industri Streaming dan Preferensi Penonton Asia
Fenomena ini mengindikasikan pergeseran selera penonton Asia dan global yang kini menghargai naskah berkualitas tinggi dan karakter kuat di atas sekadar estetika visual. Keterlibatan Tian Xiwei dalam beberapa judul viral seperti Where the Mask Ends dan Pursuit of Jade menegaskan statusnya sebagai bintang yang mampu menggerakkan angka penayangan signifikan di platform streaming terbesar dunia.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Raisa dan Natasha Rizky Gencar Galang Donasi, BNPB: 742 Hektare Lahan Masih Terbakar

Keganasan Kambuh: Nunung Segera Jalani Operasi Lagi, Akui Sudah Temukan Benjolan Baru

Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah: Kedua Pihak Bersiap Tambah Bukti
