Jaga Daya Beli: Pemkot Makassar Salurkan 1.100 Paket Sembako Murah di Lima Kecamatan

- Kegiatan ini menyasar lima kecamatan, yaitu Rappocini, Tallo, Makassar, Mariso, dan Mamajang.
- Disdag menyiapkan total 1.100 paket sembako yang didistribusikan berdasarkan usulan dan kebutuhan spesifik masing-masing wilayah.
- Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp63.000 per paket , yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar jika dibeli secara terpisah.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdag) menggelar Pasar Murah tahap kedua sebagai langkah strategis untuk menjangkau wilayah ekonomi rentan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-419 Kota Makassar. Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Evy Aprialti, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas daya beli, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Kegiatan ini menyasar lima kecamatan, yaitu Rappocini, Tallo, Makassar, Mariso, dan Mamajang. Disdag menyiapkan total 1.100 paket sembako yang didistribusikan berdasarkan usulan dan kebutuhan spesifik masing-masing wilayah. Distribusi paket tersebut rinciannya sebagai berikut:
- Rappocini: 340 paket
- Tallo: 305 paket
- Makassar: 185 paket
- Mariso: 130 paket
- Mamajang: 140 paket
Mekanisme Distribusi dan Isi Paket Bergizi
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan susu kental manis 1 kaleng. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp63.000 per paket, yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar jika dibeli secara terpisah. Evy menjelaskan bahwa penetapan harga ini sesuai arahan Wali Kota agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pembeli diwajibkan menunjukkan KTP, fotokopi Kartu Keluarga (KK), serta kupon yang dibagikan melalui pihak kelurahan. Program ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha dengan jangkauan sekitar 1.300 paket. Dengan demikian, total bantuan yang telah disalurkan melalui dua tahap ini mencapai sekitar 2.400 paket.
Evaluasi dan Rencana Pengembangan Tahap Ketiga
Evy Aprialti mengakui bahwa jumlah paket yang disediakan saat ini masih belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat di lapangan. Oleh karena itu, Disdag berencana menambah kuota komoditas kebutuhan pokok pada pelaksanaan tahun berikutnya untuk memperluas jangkauan manfaat.
Lebih lanjut, Disdag membuka peluang untuk melanjutkan pasar murah ke tahap ketiga apabila evaluasi menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat masih tinggi. Evaluasi akan dilakukan terhadap jumlah paket dan penentuan wilayah sasaran agar pelaksanaan berikutnya semakin presisi dalam menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Lima Inovasi Warga Jaksel Bersaing di Lomba Pilah Sampah Heroes Provinsi DKI Jakarta

Blokees Luncurkan Koleksi Eksklusif di Konser Hatsune Miku Shanghai, Perluas Ekosistem Kolektor Global

Grobogan Usul Rp115 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Gubug dan Purwodadi, Fokus pada Penguatan Struktur
