Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Grobogan Usul Rp115 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Gubug dan Purwodadi, Fokus pada Penguatan Struktur

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara Terkini
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Grobogan Usul Rp115 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Gubug dan Purwodadi, Fokus pada Penguatan Struktur
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan bangunan sekaligus menjamin kenyamanan bagi para pedagang dan masyarakat, di tengah kondisi infrastruktur perdagangan yang memerlukan pembaruan signifikan.
  • Proses pengajuan ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi degradasi fasilitas pasar yang telah berlangsung cukup lama.
  • Rincian Anggaran dan Dampak bagi Pedagang Untuk Pasar Gubug , Disperindag Grobogan mengajukan anggaran sebesar Rp39 miliar .

Pemerintah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, secara resmi mengusulkan revitalisasi dua pasar tradisional, yaitu Pasar Gubug dan Pasar Purwodadi, kepada pemerintah pusat dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp115 miliar. Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan bangunan sekaligus menjamin kenyamanan bagi para pedagang dan masyarakat, di tengah kondisi infrastruktur perdagangan yang memerlukan pembaruan signifikan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan, Pradana Setyawan, menjelaskan bahwa usulan ini mencakup pembenahan menyeluruh untuk memastikan fungsi pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi tetap terjaga dengan baik. Proses pengajuan ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi degradasi fasilitas pasar yang telah berlangsung cukup lama.

Rincian Anggaran dan Dampak bagi Pedagang

Untuk Pasar Gubug, Disperindag Grobogan mengajukan anggaran sebesar Rp39 miliar. Jumlah ini diperkirakan akan memberikan dampak positif langsung bagi sekitar 1.268 pedagang yang beraktivitas di sana. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap penjadwalan review Detail Engineering Design (DED) oleh kementerian terkait, yang merupakan prasyarat penting sebelum pembangunan fisik dapat dimulai.

Sementara itu, usulan untuk Pasar Purwodadi memiliki kompleksitas lebih tinggi mengingat kondisi bangunannya yang telah berusia lebih dari 30 tahun dan menampung 1.680 pedagang. Berikut rincian penyesuaian anggaran dan pendekatan teknis yang diterapkan untuk Pasar Purwodadi:

  • Pengajuan Awal: Disperindag sebelumnya menyusun perencanaan DED dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp158 miliar.
  • Penyesuaian Terbaru: Mengingat besaran tersebut dinilai belum memungkinkan untuk direalisasikan pemerintah pusat, anggaran ditinjau ulang menjadi sekitar Rp76 miliar.
  • Konsepsi Teknis: Tidak melakukan pembangunan ulang total, melainkan menerapkan konsep retrofit atau penguatan struktur bangunan lama.

Adopsi Konsep Retrofit dan Harapan Realisasi

Pradana Setyawan menegaskan bahwa perubahan pendekatan ke konsep retrofit bertujuan untuk memperkuat struktur bangunan agar lebih kokoh, segar, dan nyaman. "Bentuk pasar tidak berubah, tetapi strukturnya diperkuat agar lebih kokoh, lebih segar, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung," jelasnya. Pendekatan ini memungkinkan bangunan pasar mempertahankan bentuk dasarnya sambil meningkatkan kualitas lingkungan sekitar melalui penguatan struktur.

Dengan seluruh dokumen dan kelengkapan administrasi yang telah disiapkan, pemerintah daerah berharap usulan ini dapat segera diakomodasi oleh pemerintah pusat. Revitalisasi kedua pasar ini diharapkan tidak hanya memperbaiki sarana perdagangan, tetapi juga menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Grobogan secara berkelanjutan. "Harapannya, usulan ini bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat," tutup Pradana.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ