Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

ITMG Luncurkan Buyback Saham Rp2,31 T untuk Jaga Stabilitas Pasar Modal

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Market & Saham
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

ITMG Luncurkan Buyback Saham Rp2,31 T untuk Jaga Stabilitas Pasar Modal
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk ( ITMG ) resmi meluncurkan program pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp2,311 triliun , dimulai hari ini, 5 November 2026.
  • Langkah strategis ini diambil oleh emiten pertambangan batu bara tersebut sebagai bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas dan ketahanan pasar modal Indonesia di tengah fluktuasi harga yang signifikan.
  • Manajemen menegaskan bahwa seluruh dana yang dialokasikan berasal dari kas internal perseroan, mencerminkan kemandirian finansial perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar yang kompleks.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) resmi meluncurkan program pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp2,311 triliun, dimulai hari ini, 5 November 2026. Langkah strategis ini diambil oleh emiten pertambangan batu bara tersebut sebagai bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas dan ketahanan pasar modal Indonesia di tengah fluktuasi harga yang signifikan. Manajemen menegaskan bahwa seluruh dana yang dialokasikan berasal dari kas internal perseroan, mencerminkan kemandirian finansial perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar yang kompleks.

Program ini akan berlangsung selama periode tiga bulan, yakni dari 5 November 2026 hingga 4 Februari 2027. Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen ITMG menyatakan bahwa buyback ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas perdagangan saham, menjaga kepercayaan investor, serta mendukung terciptanya pasar modal yang teratur, wajar, dan efisien. Aksi korporasi ini juga diiringi dengan jaminan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak material negatif terhadap kinerja keuangan maupun operasional perseroan.

Rincian Anggaran dan Dampak Proforma Laporan Keuangan

Dalam perhitungan proforma laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, pelaksanaan buyback ini diproyeksikan akan mempengaruhi struktur modal perusahaan secara terbatas. Dengan asumsi kurs JISDOR sebesar Rp18.161 per dolar AS pada 2 November 2026, terdampaknya beberapa pos keuangan utama sebagai berikut:

  • Total aset ITMG diperkirakan turun dari US$2,42 miliar menjadi US$2,29 miliar.
  • Total ekuitas diproyeksikan berkurang dari US$1,91 miliar menjadi US$1,78 miliar, dengan penurunan masing-masing sebesar US$127,25 juta.
  • Jumlah saham beredar di luar saham treasuri menyusut dari 1,11 miliar lembar menjadi 1,03 miliar lembar.

Sebaliknya, dari sisi efisiensi, earnings per share (EPS) diproyeksikan meningkat dari US$0,095 menjadi US$0,103 per saham. Begitu pula dengan return on equity (ROE) yang diperkirakan naik dari 11,1% menjadi 11,9%. Peningkatan rasio ini menunjukkan bahwa program buyback berpotensi meningkatkan nilai guna bagi pemegang saham per lembar saham yang beredar.

Ketentuan Regulasi dan Pembatasan Transaksi

ITMG menegaskan bahwa total jumlah saham hasil buyback, jika digabungkan dengan saham yang dibeli kembali sebelumnya, tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor, sambil tetap memperhatikan persyaratan jumlah saham beredar di publik atau free float. Perseroan berhak menghentikan buyback lebih awal apabila dana telah mencapai batas maksimal atau jika periode pembelian berakhir. Selain itu, sesuai dengan Pasal 11 POJK 13/2023, pihak-pihak tertentu seperti anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan pegang informasi orang dalam dilarang melakukan transaksi saham pada hari yang sama dengan penjualan hasil buyback untuk menghindari conflict of interest. Saham treasuri yang diperoleh juga tidak memiliki hak suara di RUPS serta tidak berhak menerima dividen.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ