Gubernur DKI Jakarta Janji Revitalisasi Sekolah Tanah Abang dan Percepat Penambahan Sekolah Swasta Gratis
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk merevitalisasi fasilitas pendidikan sekaligus menambah kuota sekolah swasta gratis di wilayah Jakarta.
- Dalam rapat tersebut, Pramono merinci rencana integrasi bangunan di kompleks SD Negeri Petamburan 05 dan 07 yang memiliki total luas lahan 5.000 meter, serta SMP di kawasan yang sama dengan luas 1.900 meter.
- Lahan seluas 6.900 meter tersebut akan diintegrasikan untuk menghasilkan satu unit bangunan pendidikan modern setinggi lima hingga enam lantai.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk merevitalisasi fasilitas pendidikan sekaligus menambah kuota sekolah swasta gratis di wilayah Jakarta. Keputusan strategis ini diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat kecamatan yang digelar di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis kemarin, di mana kebutuhan mendesak akan sarana pendidikan layak menjadi fokus utama diskusi.
Dalam rapat tersebut, Pramono merinci rencana integrasi bangunan di kompleks SD Negeri Petamburan 05 dan 07 yang memiliki total luas lahan 5.000 meter, serta SMP di kawasan yang sama dengan luas 1.900 meter. Lahan seluas 6.900 meter tersebut akan diintegrasikan untuk menghasilkan satu unit bangunan pendidikan modern setinggi lima hingga enam lantai. Agar tidak membebani APBD secara berlebihan, desain ini mengintegrasikan sarana prasarana olahraga di lantai dasar, mengacu pada pola revitalisasi 19 sekolah sebelumnya yang telah berhasil.
Target Realisasi pada APBD 2027 dan Finalisasi DPRD
Pramono menegaskan bahwa proyek revitalisasi ini harus segera dimasukkan ke dalam tahun anggaran 2027 dengan target penyelesaian pada tahun 2028 atau paling lambat 2029. Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan gedung sekolah negeri yang memadai guna menjawab masalah kapasitas di Tanah Abang. Selain fisik bangunan, ia menyatakan bahwa usulan penambahan sekolah swasta gratis juga akan ditindaklanjuti, meskipun ia belum merinci sekolah mana yang akan dikecualikan dari biaya.
Proses penentuan sekolah penerima program ini saat ini sedang dalam tahap finalisasi bersama DPRD DKI Jakarta. Pramono menjelaskan bahwa daftar nama sekolah tersebut baru akan disampaikan kepada publik setelah disahkan oleh legislatif. "Nanti kalau sudah diketok baru akan kami sampaikan kepada publik," ujar Pramono, memberikan sinyal bahwa kebijakan ini akan segera dieksekusi.
Strategi Rapat Turun ke 44 Kecamatan
Kunjungan ke Tanah Abang merupakan bagian dari rangkaian rapat per-kecamatan yang menyasar 44 kecamatan di ibu kota selama November. Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan keluhan langsung dari warga, termasuk kekurangan SMP negeri di kawasan padat Tanah Abang. Dengan menggabungkan revitalisasi fisik dan program gratis untuk sekolah swasta, strategi ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas di Jakarta.
BERITA TERKAIT (Pendidikan)

Gubernur Mahyeldi Resmikan SMK N 1 Sasak Ranah Pasisia: Solusi Mitigasi Banjir dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Skor IRN Lompat ke 50,1, UMY Naik 162 Peringkat di QS Asia 2027 Berkat Jejaring Riset Nyata

Kemendikdasmen Buka Kembali Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Mulai 2027/2028
