Danantara Targetkan Mobilisasi Modal US$30 Miliar Lewat New Asia Forum di Bali

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Danantara Targetkan Mobilisasi Modal US$30 Miliar Lewat New Asia Forum di Bali
BAGIKAN:

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan mobilisasi modal lebih dari US$30 miliar atau sekitar Rp541,2 triliun untuk kawasan Asia melalui gelaran The New Asia Forum (NAF). Forum tersebut dijadwalkan berlangsung di Bali pada 3-4 Desember 2026.

Fokus Investasi dan Target untuk Indonesia

Managing Director Global Relations & Communications BPI Danantara, Pahala Mansury, menjelaskan bahwa forum ini dirancang untuk mempertemukan investor, pemilik modal jangka panjang, pemerintah, dan pemilik proyek guna mendorong investasi ke Asia, khususnya Asia Tenggara. Pahala mencatat adanya ketidakseimbangan arus modal, di mana Asia berkontribusi sekitar 60 persen terhadap pertumbuhan global namun hanya memperoleh kurang dari 30 persen aliran modal global.

Danantara menargetkan sekitar 40-50 persen dari total target mobilisasi modal tersebut dapat mengalir ke Indonesia. Meski demikian, angka tersebut masih berupa target dan bukan nilai investasi yang telah dipastikan terealisasi. Sektor-sektor yang menjadi fokus dalam forum ini meliputi:

  • Mineral kritis dan hilirisasi
  • Energi
  • Infrastruktur digital
  • Ketahanan pangan
  • Pariwisata dan ekonomi kreatif
  • Pendidikan
  • Pengembangan sumber daya manusia

Ketentuan Imbal Hasil Investasi

Terkait strategi pengelolaan dana, Managing Director Investment Danantara Investment Management, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menyatakan bahwa setiap investasi Danantara harus memenuhi dua tujuan, yaitu menghasilkan keuntungan komersial dan memberikan dampak positif bagi Indonesia. Ia menegaskan bahwa target imbal hasil investasi harus berada di atas biaya modal (cost of capital).

Stefanus merinci bahwa biaya pendanaan obligasi Danantara dalam dolar AS berada di kisaran 5,35-5,95 persen, tergantung tenor. Setelah dikonversi ke rupiah, target imbal hasil investasi harus berada di atas 8 persen. Besaran target imbal hasil ini juga mempertimbangkan tingkat risiko; investasi dengan risiko lebih tinggi membutuhkan ekspektasi imbal hasil yang lebih besar, sementara investasi yang lebih aman dan stabil dapat memiliki target imbal hasil yang relatif lebih rendah selama tetap melampaui biaya modal.

Meow! Tanya Nesi!
😸