KMP Batumandi Terbakar di Alur Masuk Merak, Seluruh Penumpang dan Awak Berhasil Dievakuasi

Ekonomi & Pasar
Hendra GunawanHendra Gunawan
Sumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

KMP Batumandi Terbakar di Alur Masuk Merak, Seluruh Penumpang dan Awak Berhasil Dievakuasi
BAGIKAN:

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi mengalami kebakaran saat memasuki alur penyeberangan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa sore (20/10). Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak ketika insiden terjadi. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Perhubungan, seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi dengan selamat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa penanganan insiden mengutamakan keselamatan personel serta keamanan pelayaran di sekitar lokasi kejadian. Ia mengapresiasi respons cepat petugas gabungan yang melibatkan unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, dan instansi terkait lainnya sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar.

Operasi pemadaman dan penyelamatan didukung oleh pengerahan sejumlah armada, meliputi kapal tunda TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, dan TB Gunung Santri. Bantuan juga datang dari kapal KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, serta unsur Bea Cukai BC 9006. Kemenhub melalui otoritas terkait mengoordinasikan seluruh bantuan ini untuk mendukung proses di lapangan.

Terkait penyebab kebakaran, Dudy menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam tahap investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kepolisian. Ia meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Menurut keterangan Menhub di Pelabuhan Merak pada hari yang sama, hasil investigasi akan menjadi dasar objektif untuk mengetahui penyebab insiden sekaligus menentukan langkah perbaikan. Kemenhub menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti temuan pemeriksaan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Selain penanganan darurat, Kemenhub terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevaluasi aspek keselamatan pelayaran. Dudy menekankan bahwa keselamatan pelayaran harus diwujudkan melalui kepatuhan terhadap standar, kesiapan kapal beserta awaknya, dan pelaksanaan prosedur secara konsisten, bukan sekadar pemenuhan persyaratan administratif. Evaluasi ini ditujukan untuk mengidentifikasi langkah pencegahan agar insiden serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Meow! Tanya Nesi!
😸