PHE Lepas Pantai Bunyu Mulai Bor Sumur Eksplorasi Tingkilan-001 di Kaltara
Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) resmi memulai pengeboran eksplorasi Sumur Tingkilan-001 (TKLN-001) di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada 2 Oktober. Langkah ini merupakan bagian dari program eksplorasi di Wilayah Kerja (WK) Maratua, yang bertujuan menguji potensi hidrokarbon pada Formasi Menumbar berdasarkan data geologi dan bawah permukaan.
Dengan menggunakan Rig PDSI #21.2 berkapasitas 700 HP, pengeboran dilakukan secara vertikal. Target kedalaman sumur ini adalah 1.574 meter measured depth (mMD) atau 1.554 meter true vertical depth subsea (mTVDSS). Manager Drilling Zona 10, Muhdi Rizal, menegaskan bahwa langkah strategis ini krusial untuk menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas (migas) nasional.
"Kami terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumber daya migas baru dan menjaga keberlanjutan produksi Perusahaan," ujar Rizal. Ia berharap eksplorasi ini dapat menambah cadangan migas yang berkontribusi langsung terhadap ketahanan energi Indonesia.
Selama bertahun-tahun, Indonesia mengandalkan produksi dari sumur-sumur konvensional. Kini, penemuan cadangan baru menjadi keniscayaan untuk memastikan ketersediaan energi jangka panjang. PHE LPB yang dinakhodai PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di bawah Zona 10 Subholding Upstream Regional 3, menjalankan mandat ini dengan ketat.
Dalam memastikan kegiatan berjalan mulus, PHE LPB telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah setempat. Kegiatan ini melibatkan silaturahmi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, agama, dan masyarakat Desa Mangkupadi. Manajemen juga memberikan bantuan kepada 20 anak yatim dan dhuafa setempat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Manager Exploration Planning & Operation Regional 3, Theodorus Rendhi, mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan. "Dukungan dan sinergi... menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan eksplorasi... dapat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat bagi wilayah sekitar," kata Rendhi. Sinergi ini menjadi fondasi utama agar koordinasi antar-pihak tetap solid selama proses pengeboran.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar wilayah operasi, PHE LPB turut memberikan bantuan kepada 20 anak yatim dan dhuafa di Desa Mangkupadi. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Mangkupadi. Melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, PHE LPB berharap kegiatan eksplorasi Tingkilan-001 dapat berjalan dengan selamat dan mencapai target yang ditetapkan.
Analisis Redaksi
Eksplorasi di WK Maratua bukan sekadar aktivitas teknis pengeboran, melainkan investasi strategis di sektor energi yang membutuhkan transparansi tinggi. Dengan target kedalaman lebih dari 1.500 meter di Formasi Menumbar, keberhasilan TKLN-001 akan memberikan sinyal positif bagi cadangan migas nasional.
Antisipasi risiko sosial menjadi poin krusial. Keberadaan program CSR dan silaturahmi yang intensif menunjukkan kesadaran manajemen akan pentingnya legitimasi sosial. Namun, keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi komunikasi dua arah. Jika hambatan teknis di lapangan muncul, kesiapan protokol keselamatan yang telah disosialisakan menjadi pengaman utama.

