Bamsoet Resmi Masuk Wantimpres, Subeno Siap Gantikan Kursi DPR Dapil Jateng VII via PAW

Politik
Budi SantosoBudi Santoso
Sumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Bamsoet Resmi Masuk Wantimpres, Subeno Siap Gantikan Kursi DPR Dapil Jateng VII via PAW
BAGIKAN:

Bambang Soesatyo atau Bamsoet resmi meninggalkan kursi anggota DPR setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat (2/10). Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu harus mundur karena undang-undang melarang anggota legislatif merangkap jabatan di ranah eksekutif. Konsekuensinya langsung terasa: mekanisme penggantian antar waktu (PAW) kini berjalan untuk mengisi kekosongan yang ia tinggalkan.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proses ini bukan diskresi partai, melainkan amanat hukum. "Iya memang kalau dari anggota DPR yang menjadi pejabat negara dalam konteks eksekutif otomatis akan dilakukan pengunduran diri untuk dilakukan PAW (penggantian antar waktu) pada nomor berikutnya," kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (2/10). Pernyataan itu sekaligus mengonfirmasi perpindahan Bamsoet dari Senayan ke lingkaran istana.

Dasar hukum pergantian ini tertuang jelas dalam UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3. Pasal 242 ayat 1 mengatur bahwa anggota DPR yang berhenti antawaktu digantikan oleh calon anggota legislatif dari daerah pemilihan yang sama, berdasarkan urutan suara terbanyak dari partainya. Aturan ini menutup ruang bagi partai untuk menunjuk nama di luar daftar perolehan suara pemilu.

Pada Pemilu 2024 lalu, Bamsoet terpilih lewat daerah pemilihan Jawa Tengah VII yang mencakup Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Purbalingga. Mantan Ketua MPR RI itu meraup 80.468 suara. Angka tersebut sangat dominan dibandingkan caleg Golkar di posisi kedua, yakni Subeno, yang hanya mengumpulkan 6.704 suara. Berdasarkan hitungan itu, Subeno bakal menggantikan Bamsoet lewat mekanisme PAW.

CNNIndonesia.com telah menghubungi Bamsoet soal kabar pengunduran dirinya usai pelantikan Wantimpres. Namun, yang bersangkutan belum merespons hingga berita ini diturunkan. Kekosongan di Fraksi Golkar sendiri bukan hanya menyisakan satu kursi. Sarmuji sebelumnya juga meninggalkan parlemen setelah dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Posisi Sarmuji akan diisi oleh Judi Kusuma melalui jalur yang sama.

Dampak rotasi ini langsung menyentuh konstituen di tiga kabupaten Jawa Tengah. Warga Banjarnegara, Kebumen, dan Purbalingga akan memiliki wakil baru di Senayan dengan legitimasi suara yang jauh lebih kecil dibanding pendahulunya. Transisi semacam ini menuntut pengganti agar bekerja ekstra keras membangun kepercayaan publik yang selama ini dilekatkan pada figur Bamsoet.

Analisis Redaksi

Langkah Bamsoet masuk ke Wantimpres menandakan pergeseran peran strategis tokoh Golkar dari arena legislasi menuju penasihat langsung presiden. Secara politis, penempatan kader senior di dewan pertimbangan memberikan Partai Golkar saluran komunikasi informal yang lebih mulus ke istana. Ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan kalkulasi pengaruh yang matang menjelang dinamika pemerintahan ke depan.

Hal yang perlu diwaspadai adalah disparitas suara antara Bamsoet dan penggantinya. Selisih lebih dari 73 ribu suara menciptakan jarak psikologis yang lebar antara wakil rakyat sebelumnya dan yang baru. Subeno memikul beban ganda: membuktikan kapasitasnya di parlemen sekaligus meyakinkan konstituen bahwa transisi ini tidak menurunkan kualitas representasi Golkar di Dapil Jawa Tengah VII.

Secara logis, langkah selanjutnya yang harus segera dieksekusi adalah percepatan administrasi PAW oleh Komisi Pemilihan Umum dan Sekretariat Jenderal DPR. Mengingat Fraksi Golkar kehilangan dua anggota sekaligus—Bamsoet dan Sarmuji—partai perlu memastikan Judi Kusuma dan Subeno segera dilantik agar komposisi fraksi tetap utuh saat pembahasan anggaran maupun legislasi penting di parlemen.

Meow! Tanya Nesi!
😸