Menko Polkam Djamari Chaniago Harap China Terus Dukung Sentralitas ASEAN

Politik
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: Antara News
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Menko Polkam Djamari Chaniago Harap China Terus Dukung Sentralitas ASEAN
BAGIKAN:

Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago secara terbuka menyampaikan harapan agar China terus mendukung terwujudnya sentralitas ASEAN. Pernyataan ini menegaskan posisi diplomasi Indonesia yang menempatkan kawasan Asia Tenggara sebagai poros utama dalam menjaga stabilitas regional di tengah tarik-menarik kekuatan besar.

Djamari mengungkapkan pesan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan geopolitik. Ia menekankan bahwa dukungan Beijing terhadap peran sentral blok regional bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan kebutuhan strategis bagi seluruh negara anggota.

Sentralitas ASEAN telah menjadi doktrin utama organisasi ini selama puluhan tahun. Konsep tersebut menjamin bahwa negara-negara Asia Tenggara tetap memegang kendali atas arsitektur keamanan dan ekonomi kawasan tanpa didikte oleh kekuatan eksternal mana pun.

China sendiri merupakan mitra dagang terbesar bagi mayoritas negara ASEAN sekaligus aktor dominan di Laut China Selatan. Posisi ganda ini membuat dukungan Beijing terhadap sentralitas ASEAN menjadi sangat krusial untuk mencegah kawasan terseret ke dalam polarisasi blok kekuatan global.

Bagi publik Indonesia, langkah Menko Polkam ini membawa dampak langsung pada jaminan stabilitas perbatasan dan kelancaran arus perdagangan. Ketegangan yang mereda di tingkat regional berarti harga barang impor tetap terkendali dan iklim investasi domestik tidak terguncang oleh konflik tetangga.

Keterlibatan aktif Jakarta dalam menggalang dukungan dari negara-negara besar menunjukkan arah kebijakan luar negeri bebas aktif yang konsisten. Pemerintah memastikan bahwa forum-forum multilateral seperti KTT ASEAN tetap relevan dan tidak kehilangan taringnya di hadapan raksasa ekonomi dunia.

Analisis Redaksi

Pernyataan Djamari Chaniago bukan basa-basi protokol biasa. Ini adalah sinyal tegas bahwa Jakarta sedang mengunci komitmen Beijing sebelum momentum pertemuan puncak para pemimpin kawasan berlangsung. Mengingat rekam jejak klaim maritim China yang kerap bersinggungan dengan zona ekonomi eksklusif negara anggota, permintaan dukungan terhadap Menko Polkam ini berfungsi sebagai pengikat politik agar retorika kerja sama tidak berhenti di atas kertas.

Yang perlu diwaspadai adalah celah antara janji diplomatik dan manuver lapangan. Dukungan verbal China terhadap sentralitas ASEAN sering kali berjalan beriringan dengan penguatan pengaruh ekonomi bilateral yang memecah soliditas internal blok. Jika negara-negara anggota menerima insentif individual tanpa kerangka kolektif, fondasi sentralitas itu sendiri akan keropos dari dalam.

Langkah logis selanjutnya bagi tim diplomasi Indonesia adalah menerjemahkan harapan ini menjadi poin-poin kesepakatan tertulis yang mengikat. Tanpa mekanisme verifikasi konkret, dukungan Beijing hanya akan menjadi pemanis pidato yang menguap begitu delegasi kembali ke ibu kota masing-masing.

Meow! Tanya Nesi!
😸