Bangkit dari Start Ke-14, Veda Pratama Raih Podium Keempat di Moto3 Qatar 2026
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

- Veda Ega Pratama menunjukkan performa impresif di Sirkuit Lusail dengan finis di posisi keempat pada ajang Moto3 GP Qatar 2026 , Minggu malam WIB.
- Pembalap muda berbakat berusia 17 tahun dari tim Honda Team Asia ini berhasil melakukan lompatan prestasi signifikan setelah memulai balapan dari urutan ke-14 di baris kelima.
- Meski sempat mengalami fluktuasi posisi di lap awal, Veda mampu bangkit secara konsisten untuk menembus kelompok depan dan mempertahankan posisi finisnya dengan ketat hingga garis akhir.
Veda Ega Pratama menunjukkan performa impresif di Sirkuit Lusail dengan finis di posisi keempat pada ajang Moto3 GP Qatar 2026, Minggu malam WIB. Pembalap muda berbakat berusia 17 tahun dari tim Honda Team Asia ini berhasil melakukan lompatan prestasi signifikan setelah memulai balapan dari urutan ke-14 di baris kelima. Meski sempat mengalami fluktuasi posisi di lap awal, Veda mampu bangkit secara konsisten untuk menembus kelompok depan dan mempertahankan posisi finisnya dengan ketat hingga garis akhir.
Perjalanan Veda di lintasan Lusail tidak mudah. Ia sempat tergeser ke posisi ke-15 sesaat setelah start, namun segera mengevaluasi strateginya dengan naik ke urutan ke-11 sebelum menembus posisi ke-10 pada lap kedua. Lesatannya terus meningkat secara bertahap, mengantarkannya ke posisi kesembilan, kedelapan, dan ketujuh pada lap berikutnya. Pada lap keempat, Veda berhasil naik ke posisi keenam, meskipun persaingan ketat di lap kelima dan keenam membuatnya sempat turun ke urutan kedelapan. Namun, ketangguhannya terlihat jelas saat ia merebut kembali posisi kelima pada lap ketujuh sebelum kehilangan satu posisi lagi di lap kedelapan.
Balapan Sengit di Paruh Kedua
Di lap ke-11, Veda kembali mendominasi dengan menyalip pembalap Spanyol, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo, untuk merebut posisi kelima dan kemudian naik ke urutan keempat. Posisi ini sempat terancam ketika Carpe kembali mendahului pada lap ke-12, membuat Veda turun ke posisi kelima. Ketegangan memuncak pada lap ke-13 saat Veda disalip pembalap Australia, Joel Kelso dari Grup Racing, yang membuatnya jatuh ke urutan keenam. Tantangan berikutnya datang dari pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang sempat melewati Veda, meskipun pembalap asal DI Yogyakarta itu segera merespons dengan menyalip Danish kembali dan kembali merebut posisi keempatnya.
Hasil Akhir dan Papan Klasemen
Veda berhasil mempertahankan posisi keempatnya hingga finis, finis dengan selisih waktu +5.653 detik dari pemenang. Pembalap Spanyol, David Almansa, keluar sebagai juara setelah menyelesaikan balapan dengan waktu 33:09.470. Posisi kedua ditempati Adrian Fernandez dari Leopard Racing (+2.516 detik), disusul Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team di urutan ketiga (+2.585 detik). Pencapaian Veda ini menjadi momen penting dalam kariernya, menegaskan potensinya sebagai salah satu pembalap terdepan di kancah internasional.
- David Almansa: 33:09.470
- Adrian Fernandez: +2.516
- Maximo Quiles: +2.585
- Veda Pratama: +5.653
- Alvaro Carpe: +5.700
- Joel Kelso: +5.954
- Hakim Danish: +7.315
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Veda Ega Pratama Cetak Manuver Spektakuler, Naik dari P7 ke P4 di Sirkuit Losail

Napoli Putus Tren Sempurna Lazio: Imbang 1-1 dan Klasemen Berubah

Barito Putera Rebut Puncak Klasemen Pegadaian Championship Usai Imbang 1-1 Lawan RANS Nusantara
