Kemenangan Tipis Persija di Tengah Krisis Flu dan Keluhan Shin Tae-yong atas Kualitas Rumput JIS
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

- Pelatih Kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong , mengungkap situasi sulit yang dihadapi skuadnya saat meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya dalam laga pekan kesembilan Super League 2026/2027.
- Kekurangan tenaga pemain menjadi faktor krusial dalam strategi Persija di laga tersebut.
- Situasi ini menciptakan tekanan tambahan bagi lini serang Persija, sehingga memaksa striker Kroasia, Ivan Mamut , untuk bermain penuh sepanjang 90 menit.
Pelatih Kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkap situasi sulit yang dihadapi skuadnya saat meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya dalam laga pekan kesembilan Super League 2026/2027. Dalam konferensi pers usai pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, STY menyatakan bahwa sekitar tiga hingga empat pemain andalannya absen dari sesi latihan intensif maupun potensi rotasi karena terserang flu yang cukup parah, memaksa tim untuk tampil dengan komposisi pemain yang terbatas.
Kekurangan tenaga pemain menjadi faktor krusial dalam strategi Persija di laga tersebut. Shin secara spesifik menyebut Radovan Pankov dan Victor Dethan yang baru mampu bergabung dalam latihan hanya sehari sebelum pertandingan, serta penyerang Alexander Jeremejeff yang terpaksa absen total dari latihan. Situasi ini menciptakan tekanan tambahan bagi lini serang Persija, sehingga memaksa striker Kroasia, Ivan Mamut, untuk bermain penuh sepanjang 90 menit. Meskipun dalam kondisi fisik yang mungkin tidak 100% ideal, Mamut tampil solid dan berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90, mengunci skor akhir yang menguntungkan Persija.
Flu Serempak dan Ancaman untuk Performa Tim
Keterlambatan pemulihan beberapa pemain kunci tidak hanya berdampak pada skuad, tetapi juga dialami oleh pelatih utama. Shin Tae-yong sendiri mengungkapkan bahwa ia juga sempat menderita flu sebelum laga tersebut dan harus menjalani perawatan di rumah sakit hingga kondisi fisiknya membaik. Ancaman kesehatan yang melanda tim ini membuat Persija harus bermain dengan efisiensi maksimal, di mana setiap keputusan taktis terpaksa dibuat dengan opsi pemain yang lebih terbatas dibandingkan biasanya, sebuah risiko yang tinggi dalam kompetisi seketat Super League.
Kritikan Terhadap Kualitas Fasilitas JIS
Dalam kesempatan yang sama, pelatih asal Korea Selatan itu juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi infrastruktur lapangan. Shin Tae-yong secara terbuka mengkritik kualitas rumput JIS yang dianggap tidak baik, yang menurutnya menghambat para pemain untuk menampilkan performa terbaik mereka, terlepas dari kemenangan yang diraih. Ia menegaskan bahwa tanpa dukungan kualitas lapangan yang memadai, para pemain sulit memberikan hiburan optimal bagi para penggemar. STY secara resmi memohon kepada pengelola JIS untuk segera memperbaiki kualitas rumput lapangan guna memastikan Persija dapat tampil maksimal dalam setiap laga kandang ke depannya. Gol menit akhir Ivan Mamut menjadi kunci utama dalam kemenangan bersejarah ini.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Kemenangan Tipis atas Mainz, Bayern Muenchen Pertahankan Puncak Bundesliga, Berbagi Angka dengan Dortmund

Marquez Kuatkan Dominasi di Puncak Klasemen MotoGP 2026, Bezzecchi Nyaris Ditinggal Jauh

Drama Sprint Race MotoGP Qatar: Kecelakaan Fatal Bagnaia Picu Red Flag di Sirkuit Losail
