Indonesia-EU Business Forum 2026: Realisasi Nyata IEU-CEPA dan Kolaborasi Baterai Solid-State
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Dunia usaha Indonesia dan Uni Eropa (UE) mengukuhkan langkah konkret dalam memperdalam kemitraan ekonomi melalui IndonesiaโEU Business Forum 2026 yang digelar di Brussel, Belgia, pada Jumat (6/11).
- Partnership", forum ini menjadi panggung strategis untuk menerjemahkan momentum Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) menjadi realisasi investasi nyata.
- Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan UE, Andy Rachmianto , menegaskan bahwa setelah hampir satu dekade negosiasi, kini saatnya kedua pihak menunjukkan hasil tangible dari perjanjian tersebut.
Dunia usaha Indonesia dan Uni Eropa (UE) mengukuhkan langkah konkret dalam memperdalam kemitraan ekonomi melalui IndonesiaโEU Business Forum 2026 yang digelar di Brussel, Belgia, pada Jumat (6/11). Bertema "Trade. Investment. Partnership", forum ini menjadi panggung strategis untuk menerjemahkan momentum Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) menjadi realisasi investasi nyata. Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan UE, Andy Rachmianto, menegaskan bahwa setelah hampir satu dekade negosiasi, kini saatnya kedua pihak menunjukkan hasil tangible dari perjanjian tersebut.
Komitmen Politik dan Peluang Sektor Strategis
Forum yang diselenggarakan oleh KBRI Brussel bersama The Brussels Times ini dihadiri lebih dari 200 pemangku kepentingan, termasuk pembuat kebijakan dan investor. Komisioner Eropa untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Hewan, Olivรฉr Vรกrhelyi, menyatakan kesiapan Eropa menghadirkan investasi, inovasi, dan keahlian guna membangun hubungan ekonomi mutualistik. Diskusi panel difokuskan pada sektor-sektor masa depan seperti energi bersih, teknologi digital, transportasi berkelanjutan, dan industri maju, di mana sinergi antara kapasitas industri Indonesia dan keunggulan teknologi Eropa dinilai memiliki potensi besar.
Tanda Tangan MoU IBC-Avesta dan Kepastian Regulasi
Salah satu capaian paling signifikan adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan perusahaan Belgia, Avesta Holding NV. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan teknologi baterai solid-state dan sistem penyimpanan energi, menandai lompatan strategis dalam hilirisasi mineral kritis. Dalam sesi penutupan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, memaparkan upaya pemerintah meningkatkan iklim investasi serta memberikan kepastian hukum bagi investor internasional. Forum juga dimeriahkan dengan promosi budaya lewat tari Bali dan kuliner Nusantara, sekaligus memfasilitasi pertemuan bisnis langsung (one-on-one) untuk menjajaki kemitraan lanjutan.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
