Siapkan Hadiah Rp75 Juta, 9 Finalis BGCC 2026 Siap Tampilkan Kreativitas Kuliner di Tangerang
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk mendorong kreativitas kuliner nasional melalui babak grand final Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 .
- Dalam keterangan resminya di Jakarta, Kitty Andhora , VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, menyatakan bahwa sembilan finalis terpilih akan memperebutkan gelar juara dalam ajang bergengsi tersebut.
- Kitty menekankan bahwa kompetisi ini dirancang bukan sekadar sebagai kontes masak, melainkan sebagai wadah berekspresi untuk membuka potensi diri peserta.
PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk mendorong kreativitas kuliner nasional melalui babak grand final Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Dalam keterangan resminya di Jakarta, Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, menyatakan bahwa sembilan finalis terpilih akan memperebutkan gelar juara dalam ajang bergengsi tersebut. Kitty menekankan bahwa kompetisi ini dirancang bukan sekadar sebagai kontes masak, melainkan sebagai wadah berekspresi untuk membuka potensi diri peserta. "Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan," ujarnya, menggarisbawahi nilai edukasi dan inspirasi di balik event tahunan ini.
Babak grand final ini akan berlangsung di Tangerang Selatan, Banten, dan diikuti oleh sembilan peserta terbaik yang telah melewati serangkaian seleksi ketat. Proses kualifikasi dilakukan di tiga kota besar, yakni Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, yang masing-masing menyisakan tiga finalis untuk tampil di panggung utama. Sistem eliminasi ini memastikan bahwa hanya peserta dengan keterampilan teknis dan kreativitas tingkat tinggi yang berhak menunjukkan keahlian mereka di hadapan juri profesional pada akhir pekan ini.
Mekanisme Penilaian dan Papan Finalis
Kompetisi ini menghadirkan tantangan unik berupa bahan utama misterius yang harus diolah oleh para peserta selama babak penentuan. Kreativitas dan eksekusi resep mereka akan dievaluasi secara ketat oleh tim juri berpengalaman, yang dipimpin oleh Chef Yuda Bustara dan Chef Firhan Ashari, serta diperkuat oleh food blogger Magdalena Fridawati. Kehadiran juri dari latar belakang teknis kuliner dan media digital ini menjamin penilaian yang objektif serta relevan dengan tren masyarakat modern. Berikut adalah daftar sembilan finalis yang akan tampil:
- Pemenang Semifinal Yogyakarta: Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso, dan Hawa Cahya Abadi.
- Pemenang Semifinal Palembang: Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna.
- Pemenang Semifinal Tegal: Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari, dan Bobby Utomo Putra.
Kehadiran para finalis dari berbagai region ini menunjukkan distribusi talenta kuliner yang merata di Indonesia. Ajang BGCC menjadi platform yang memfasilitasi kompetisi yang sehat sekaligus memperkenalkan berbagai sajian kuliner daerah ke tingkat nasional.
Paket Hadiah Eksklusif dan Dampak Jangka Panjang
Kemenangan dalam BGCC 2026 menjanjikan dampak yang melampaui batas penghargaan semata. Juara pertama akan menerima paket hadiah Culinary Art Course di Le Cordon Bleu, Thailand, yang termasuk biaya tiket dan akomodasi. Fasilitas ini memberikan kesempatan langka bagi talenta muda untuk mengasah kemampuan di institusi pendidikan kuliner internasional berkelas. Di samping itu, hadiah materi berupa tabung Bright Gas 12 kg dan action cam turut disediakan untuk mendukung aktivitas dokumentasi para pemenang.
Dimensi finansial dari kompetisi ini juga sangat kompetitif untuk memotivasi koki-koki berbakat. Total pundi-pundi hadiah tunai mencapai Rp145 juta, yang didistribusikan sebagai berikut: Rp75 juta untuk juara pertama, Rp45 juta untuk juara kedua, dan Rp25 juta untuk juara ketiga. Melalui distribusi insentif yang besar ini, Pertamina Patra Niaga tidak hanya merayakan bakat para koki, tetapi juga berkontribusi dalam mengakselerasi ekosistem industri kreatif kuliner Indonesia ke level yang lebih profesional dan berdaya saing global.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
