Setelah Borong Gelar Juara Dunia Junior, Luthfi/Dian Fokus Tembus Level Senior dengan Dukungan Bonus Rp200 Juta

- Pasangan muda Indonesia ini sukses mengalahkan wakil Tiongkok, Feng Yi Lang/Li Meng Han , dalam pertandingan final yang ketat dengan skor 17-15, 8-15, dan 16-14.
- Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi keduanya yang kini secara otomatis naik kelas ke kategori senior, di mana tantangan dan kualitas permainan para pesaing jauh lebih tinggi.
- Di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Luthfi menyatakan bahwa gelar juara dunia junior ini harus menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas permainan.
Ganda campuran muda Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti menegaskan kesiapan mereka untuk bersaing di level senior setelah berhasil merebut gelar juara dunia di turnamen BWF World Junior Championships (WJC) 2026 di Kairo, Mesir. Pasangan muda Indonesia ini sukses mengalahkan wakil Tiongkok, Feng Yi Lang/Li Meng Han, dalam pertandingan final yang ketat dengan skor 17-15, 8-15, dan 16-14. Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi keduanya yang kini secara otomatis naik kelas ke kategori senior, di mana tantangan dan kualitas permainan para pesaing jauh lebih tinggi.
Di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Luthfi menyatakan bahwa gelar juara dunia junior ini harus menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas permainan. "Jadi kita habis juara di WJC kemarin kan otomatis kan kita masuk ke senior. Jadi kualitas kita ditambah lagi biar bisa bersaing di level senior," ujar Luthfi. Temannya, Dian, menambahkan bahwa fokus mereka kini beralih pada pematangan teknik, penguatan mental, dan membangun kepercayaan diri terhadap kemampuan sendiri agar mampu bersaing di kancah internasional senior.
Apresiasi Dana Rp200 juta dari Djarum Foundation
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi di panggung dunia, Bakti Olahraga Djarum Foundation menggelontorkan total bonus sebesar Rp200 juta kepada para atlet PB Djarum yang berprestasi dan tim kepelatihan. Selain Luthfi/Dian yang menerima bagian Rp60 juta, apresiasi ini juga mencakup Radithya Bayu Wardhana, juara tunggal putra WJC 2026, yang menerima Rp45 juta. Dana tersebut bukan hanya untuk atlet, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bagi tim pendukung di belakang layar.
- Radithya Bayu Wardhana (Juara Tunggal Putra): Rp45 juta
- Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (Juara Ganda Campuran): Rp60 juta
- Tim Manajer WJC 2026 (Eskar Denantara): Rp25 juta
- Kepala Pelatih Tunggal Putra (Wiempie Mahardi): Rp25 juta
- Kepala Pelatih Ganda Campuran (Muhammad Rijal): Rp25 juta
- Asisten Pelatih Tunggal Putra (Ihsan Maulana Mustofa): Rp10 juta
- Asisten Pelatih Ganda Campuran (Hendra Mulyono): Rp10 juta
Hambatan Menuju Elite Dunia dan Harapan Manajer
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, berharap apresiasi finansial ini menjadi bekal positif sebelum para atlet benar-benar melangkah ke jenjang senior. "Selamat kepada para atlet PB Djarum yang telah membuktikan diri di panggung dunia. Saya berharap, gelar juara ini dapat menjadi pelecut motivasi... karena di level senior persaingan menjadi yang terbaik di dunia akan semakin ketat," tutur Yoppy. Luthfi sendiri menyadari bahwa mengetahui kualitas mereka saat ini di level junior akan membantu mereka memahami dinamis dan strategi apa yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan di level senior nanti.
BERITA TERKAIT (Bulu Tangkis)

Dominasi Klub Indonesia di Final Superliga Junior 2026 Kudus

Sistem Skor 3x15 Ubah Pola Main Pebulu Tangkis Muda Jadi Lebih Agresif

MilkLife Superliga Junior 2026 Bidik Denmark, Wujudkan Ekspansi Eropa di Dunia Bulu Tangkis Junior
