Respons Cepat Persija Jakarta Lunasi Tunggakan Bonus Usai Sorotan APPI
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

- Persija Jakarta bergerak cepat merespons sorotan publik terkait isu tunggakan hak pemain.
- Langkah ini diambil untuk meluruskan persepsi negatif dan menegaskan komitmen klub terhadap tata kelola sepak bola profesional yang sehat.
- Dalam rilis resmi yang dipublikasikan pada Sabtu (7/11), Persija menyatakan bahwa semua item dalam laporan APPI tertanggal 6 November 2026 telah tuntas dibayar pada hari yang sama.
Persija Jakarta bergerak cepat merespons sorotan publik terkait isu tunggakan hak pemain. Hanya sehari setelah Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) merilis daftar tujuh klub yang belum membayar upah kepada 114 pemain pada Jumat (6/11), manajemen Macan Kemayoran memastikan seluruh kewajiban finansial telah diselesaikan. Langkah ini diambil untuk meluruskan persepsi negatif dan menegaskan komitmen klub terhadap tata kelola sepak bola profesional yang sehat.
Dalam rilis resmi yang dipublikasikan pada Sabtu (7/11), Persija menyatakan bahwa semua item dalam laporan APPI tertanggal 6 November 2026 telah tuntas dibayar pada hari yang sama. Klub yang kini bertengger di papan atas klasemen Super League tersebut menekankan bahwa pemenuhan hak pemain adalah prioritas utama dalam operasional mereka, bukan sekadar respons reaktif terhadap tekanan eksternal.
Klarifikasi Rinci: Bukan Gaji Pokok Melainkan Bonus Penampilan
Persija memberikan penjelasan detail mengenai nature dari kewajiban yang dimaksud. Manajemen mengklaim bahwa keterlambatan pembayaran tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pokok, melainkan bonus penampilan untuk salah satu mantan pemain. Meskipun demikian, klub tetap menghormati mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh serikat pekerja pesepakbola tersebut.
- Status Pembayaran: Seluruh kewajiban tercatat dalam laporan APPI dinyatakan lunas per 6 November 2026. Jenis Kewajiban: Ditegaskan sebagai bonus performa, bukan gaji bulanan rutin.
- Sikap Klub: Menghargai perhatian APPI dan berkomitmen menjaga hubungan profesional dengan para pemain.
Komitmen Tata Kelola dan Respons Terhadap Kritik Serikat
Meski merasa telah memenuhi kewajibannya, Persija tidak menutup mata terhadap kritik konstruktif dari APPI. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini menyatakan akan terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan tim. Hal ini dinilai krusial untuk membangun ekosistem sepak bola nasional yang lebih adil bagi para pelaku industri olahraga.
Dengan pelunasan ini, Persija berharap dapat memfokuskan kembali energi positif pada persaingan di kompetisi Super League musim berjalan. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh kontestan liga tentang urgensi kepatuhan administratif dan etika bisnis dalam industri sepak bola modern, terutama di tengah meningkatnya kesadaran kolektif pemain melalui wadah seperti APPI.
BERITA TERKAIT (Sepak Bola)

Gol Telat Noah Okafor Bawa Leeds United Taklukkan Tottenham 1-0

Gol Adilson Silva Paksa Persita Telan Kekalahan Kandang Perdana di Super League

Gol Telat Brian Rubio Bawa Garudayaksa Taklukkan Persijap 2-1
