Luncurkan Asmuni, Prominence Group Dorong Kemandirian AI Nasional untuk Industri Kreatif
Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

- Prominence Group resmi meluncurkan platform Pemuda.ai pada momentum Hari Sumpah Pemuda, Jumat (6/11/2026), sebagai langkah strategis mengakselerasi adopsi kecerdasan buatan buatan anak bangsa.
- Platform ini dirancang sebagai ekosistem AI terpadu yang memfokuskan diri pada empat layanan utama, mulai dari segmen perorangan hingga korporasi, guna mendukung sektor ekonomi kreatif secara komprehensif.
- Peluncuran ini menandai era baru di mana teknologi AI tidak lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra strategis bagi kreator lokal.
Prominence Group resmi meluncurkan platform Pemuda.ai pada momentum Hari Sumpah Pemuda, Jumat (6/11/2026), sebagai langkah strategis mengakselerasi adopsi kecerdasan buatan buatan anak bangsa. Platform ini dirancang sebagai ekosistem AI terpadu yang memfokuskan diri pada empat layanan utama, mulai dari segmen perorangan hingga korporasi, guna mendukung sektor ekonomi kreatif secara komprehensif. Peluncuran ini menandai era baru di mana teknologi AI tidak lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra strategis bagi kreator lokal.
Sebagai wajah depan dari inisiatif ini, layanan Asmuni (Asisten Pemuda Terkini) diperkenalkan pertama kali dengan target utama industri seni. CEO & Co-Founder Pemuda.ai, Djoko Setyanto, menegaskan bahwa Asmuni berfungsi sebagai rekan kerja virtual yang inklusif untuk kreator, sutradara, hingga pengembang perangkat lunak. Fitur ini difokuskan pada kolaborasi, pengumpulan ide, dan kreasi video yang efisien.
Roadmap Strategis dan Ekspansi Layanan
Peluncuran ini bukan sekadar pelimpahan fitur, melainkan bagian dari peta jalan yang lebih luas. Pemuda.ai menyiapkan rencana implementasi Asmuni untuk mendukung rantai ekonomi yang lebih besar, mencakup bantuan strategi penjualan bagi UMKM, penyusunan materi ajar interaktif untuk tenaga pendidik, hingga optimasi usaha harian bagi petani dan pedagang kecil. Komitmen ini diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara Prominence Group dan Onno Center untuk memperkuat literasi dan pengembangan teknologi di Indonesia.
President Director Prominence Group, Edi Sugianto, menekankan filosofi di balik proyek ini. "Momentum Sumpah Pemuda hari ini adalah saat yang tepat untuk mengobarkan kembali semangat kemandirian dan karya inovasi anak bangsa. Dahulu, para pemuda berjuang dengan bambu runcing. Kini, kami ingin melanjutkan semangat perjuangan itu dengan teknologi AI," ujar Edi dalam keterangan resminya. Pernyataan ini merefleksikan pergeseran paradigma dari ketergantungan teknologi asing menuju kemandirian digital.
Bukti Kapabilitas Melalui Konten Kreatif
Untuk membuktikan kapabilitas teknis, peluncuran ini menyajikan demonstrasi nyata melalui perilisan Video Remake Sumpah Pemuda. Seluruh proses produksi video, mulai dari desain visual, alur cerita, hingga aransemen musik, dieksekusi sepenuhnya menggunakan Pemuda Studio dan engine milik Pemuda.ai. Acara juga dimeriahkan oleh musisi senior Joshua Matulessy atau JFlow yang menyerahkan lagu kolaborasi spesial berjudul "Pemoeda" sebagai lagu tema resmi platform.
Dengan fokus pada pengembangan komunitas, pekerja lepas, rumah produksi, serta pengembang lokal, Prominence Group dan Pemuda.ai menargetkan ekspansi ekosistem teknologi Indonesia ke pasar global pada tahun mendatang. Langkah ini diharapkan dapat memposisikan talenta Indonesia untuk bersaing secara kompetitif dalam lanskap industri kreatif global yang semakin didorong oleh otomatisasi dan kecerdasan buatan.
BERITA TERKAIT (Teknologi)

Jejak Air Kuno di Mars Terekam dalam Meteorit Teghaza 001 Berusia 4,1 Miliar Tahun

Kenaikan Tuntutan Buruh AI di Taiwan: Serangan Perdana di Micron Ungkap Ketimpangan Keuntungan Global
Lompatan Teknologi: AI REDMOD Deteksi Kanker Pankreas 475 Hari Sebelum Gejala Muncul
