KAI Perbaiki Geometri Perlintasan Sebidang di Jombang, Target Rampung Jelang Nataru 2026/2027
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memulai perbaikan geometri perlintasan sebidang di Kabupaten Jombang , Jawa Timur.
- Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kondisi jalur kereta api tetap optimal serta memenuhi standar keselamatan operasional perjalanan KA.
- Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari , menegaskan bahwa perawatan prasarana merupakan komitmen utama perusahaan dalam menjamin keamanan transportasi rel.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memulai perbaikan geometri perlintasan sebidang di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kondisi jalur kereta api tetap optimal serta memenuhi standar keselamatan operasional perjalanan KA. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa perawatan prasarana merupakan komitmen utama perusahaan dalam menjamin keamanan transportasi rel.
Fokus Perbaikan dan Jadwal Operasional
Pekerjaan kali ini melanjutkan proyek serupa yang telah diselesaikan di wilayah Kabupaten Kediri dan Tulungagung. Fokus perbaikan terletak pada JPL Nomor 59, Jalan Raya Sumobito, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito. Untuk meminimalisir gangguan terhadap jadwal perjalanan kereta api, proses pengerjaan dilakukan pada jam-jam dini hari, yakni mulai pukul 00.01 WIB hingga 05.00 WIB.
- Lokasi: JPL No. 59, Jl. Raya Sumobito, Kab. Jombang
- Waktu Kerja: 00.01 โ 05.00 WIB
- Tujuan Utama: Peningkatan keandalan perlintasan sebidang
Dampak Lalu Lintas dan Imbauan Masyarakat
Tohari menjelaskan bahwa selama pekerjaan berlangsung, aktivitas petugas, penggunaan mesin, serta penempatan material berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas jalan raya. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. "Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi jadwal pekerjaan, mengatur waktu perjalanan, serta menggunakan jalur alternatif apabila diperlukan," ujar Tohari.
Seluruh program peningkatan keandalan perlintasan sebidang ini ditargetkan selesai menjelang masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. KAI juga meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat mendekati area kerja, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. Permohonan maaf disampaikan atas ketidaknyamanan sementara akibat gangguan lalu lintas tersebut. Perubahan jadwal operasi kereta api juga menjadi bagian dari upaya koordinasi nasional untuk memastikan mobilitas penumpang tetap terjaga di berbagai wilayah.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
