KAI Pastikan Operasional Stasiun Gambir Normal Pasca Kebakaran Tenant Makanan
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo , menyatakan tidak ada gangguan operasional signifikan meskipun asap sempat mengarah ke jalur peron.
- Penanganan Cepat Padamkan Api dalam 18 Menit Petugas segera merespons laporan kejadian pada pukul 20.37 WIB dengan koordinasi intensif bersama unit terkait dan pemadam kebakaran.
- Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.55 WIB, atau hanya berselang sekitar 18 menit sejak insiden dilaporkan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan bahwa seluruh perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berjalan normal pasca-insiden kebakaran yang melanda satu tenant makanan di area selatan lantai dasar stasiun pada Sabtu malam. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan tidak ada gangguan operasional signifikan meskipun asap sempat mengarah ke jalur peron.
Penanganan Cepat Padamkan Api dalam 18 Menit
Petugas segera merespons laporan kejadian pada pukul 20.37 WIB dengan koordinasi intensif bersama unit terkait dan pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.55 WIB, atau hanya berselang sekitar 18 menit sejak insiden dilaporkan. Dalam proses pemadaman, tim gabungan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia strategis di area peron jalur 1 dan jalur 4 Stasiun Gambir.
- Laporan awal kebakaran diterima pukul 20.37 WIB.
- Empat unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 20.48 WIB.
- Api padam total pukul 20.55 WIB berkat sinergi petugas internal dan Damkar.
Evaluasi Keselamatan dan Mitigasi Risiko Berkelanjutan
Meskipun kondisi terkendali, KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh bersama pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab pasti kejadian serta meninjau ulang aspek keselamatan dan kesiapsiagaan darurat di lingkungan stasiun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat pengawasan fasilitas dan penerapan standar keselamatan di seluruh area pelayanan pelanggan, termasuk kawasan komersial.
Franoto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut. Ia menekankan bahwa KAI akan terus mengedepankan prinsip keselamatan, kesiapsiagaan, dan keandalan operasional demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi kereta api. Terkait tindak lanjut dari insiden ini, dapat dilihat dalam artikel Kebakaran Stasiun Gambir Terjaga.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
