Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo Dipulangkan ke Klaten, Kasad Akan Pimpin Upacara Pemakaman
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo , korban terakhir dari kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI Angkatan Darat di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, resmi dipulangkan ke Jawa Tengah.
- Prosesi pelepasan jenazah yang berlangsung khidmat di Bandara Kuala Pembuang ini menandai berakhirnya operasi pencarian dan evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan setelah seluruh korban ditemukan.
- Peristiwa ini terjadi di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang intensif di wilayah Kalimantan.
Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban terakhir dari kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI Angkatan Darat di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, resmi dipulangkan ke Jawa Tengah. Prosesi pelepasan jenazah yang berlangsung khidmat di Bandara Kuala Pembuang ini menandai berakhirnya operasi pencarian dan evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan setelah seluruh korban ditemukan.
Peristiwa ini terjadi di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang intensif di wilayah Kalimantan. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memimpin langsung upacara pelepasan jenazah tersebut. Kehadiran Pangdam didampingi oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah dan pusat dalam menghormati jasa para prajurit yang gugur dalam tugas.
Prosesi Pemulangan dan Rencana Upacara Pemakaman
Menurut keterangan Mayjen TNI Zainul Arifin, jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo akan dimakamkan di Klaten, Jawa Tengah, sesuai permintaan keluarga. Ayahanda almarhum turut hadir dalam upacara pelepasan di Kuala Pembuang, Sabtu (24/10). Pangdam menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi berjalan dengan baik dan lancar, dengan Heri Prasetyo menjadi korban ketiga yang berhasil dievakuasi.
- Lokasi Pemakaman: Klaten, Jawa Tengah.
- Inspektur Upacara: Direncanakan dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
- Pelepasan Jenazah: Dilakukan di Bandara Kuala Pembuang oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai.
"Hari ini kita berangkatkan ke Klaten, karena orang tuanya meminta dimakamkan di Klaten kemudian nanti sebagai inspektur upacara direncanakan Bapak Kasad," ujar Pangdam dalam konferensi persnya.
Komitmen Pencegahan Karhutla dan Kunjungan ke Tanjung Puting
Di samping pemulangan jenazah, Pangdam Zainul Arifin menyampaikan harapan agar insiden serupa tidak terulang di tahun-tahun mendatang di Kalimantan maupun Indonesia. Ia mengimbau partisipasi aktif masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat risiko tinggi yang dihadapi oleh personel TNI dan masyarakat dalam penanganan karhutla.
Sebagai tindak lanjut, Pangdam bersama Kapolda dan Gubernur dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Tanjung Puting untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Laporan terakhir menunjukkan bahwa angka kebakaran di wilayah tersebut telah mengalami penurunan yang signifikan, menandakan upaya koordinasi antar-lembaga mulai membuahkan hasil positif dalam menekan laju karhutla.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
