Film 'Putri Jangan Gentayangan Lagi' Angkat Kisah Viral Mak Eli, Tayang di Bioskop 5 November 2026
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

- Film horor Indonesia terbaru, Putri Jangan Gentayangan Lagi , resmi tayang di bioskop mulai 5 November 2026 .
- Karya ini mengangkat kisah nyata mendiang Amanda Rizki Saputri yang viral melalui podcast Lentera Malam , berfokus pada perjuangan seorang ibu tunggal bernama Mak Eli serta misteri kematian putrinya.
- Disutradarai oleh Rizal Mantovani dengan naskah garapan Alim Sudio , film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang mendalam bagi penggemar genre horor lokal.
Film horor Indonesia terbaru, Putri Jangan Gentayangan Lagi, resmi tayang di bioskop mulai 5 November 2026. Karya ini mengangkat kisah nyata mendiang Amanda Rizki Saputri yang viral melalui podcast Lentera Malam, berfokus pada perjuangan seorang ibu tunggal bernama Mak Eli serta misteri kematian putrinya. Disutradarai oleh Rizal Mantovani dengan naskah garapan Alim Sudio, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang mendalam bagi penggemar genre horor lokal.
Kronologi Tragedi dan Konflik Keluarga Putri
Narasi film bermula dari kehidupan Mak Eli, seorang pengemudi ojek online yang berjuang menghidupi tiga anaknya sendirian. Kehidupannya berubah drastis saat anak sulungnya, Putri, pulang ke rumah sambil membawa bayinya, Raman. Namun, kepulangan tersebut menyimpan realitas pahit karena Putri sedang menderita sakit parah yang kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada 4 Mei 2003 dalam usia 20 tahun. Selain masalah kesehatan yang sempat diabaikan, Putri juga menghadapi konflik rumit dengan keluarga suaminya yang belum terselesaikan.
- Pemicu Teror: Kematian mengenaskan Putri memicu kemunculan arwahnya di sekitar rumah dan makam, mengganggu warga kampung.
- Keinginan Belum Tuntas: Arwah Putri gentayangan karena masih menyimpan kesedihan mendalam akibat gagal menggendong Raman dan menggelar acara syukuran untuk sang buah hati.
Viralitas Podcast dan Adaptasi Sinematik
Kisah ini mencuri perhatian publik setelah video bertajuk "Putri Jangan Gentayangan Lagi" dirilis oleh podcast Lentera Malam pada 3 Maret 2024. Popularitas konten tersebut meroket, tercatat meraih lebih dari 7,6 juta views per 4 November 2026. Antusiasme tinggi inilah yang mendorong adaptasi layar lebar. Film ini digarap oleh sutradara berpengalaman seperti Rizal Mantovani (terkenal lewat *Jelangkung* dan *Kuntilanak*) bersama penulis skenario Alim Sudio (kredibel lewat *Surga yang Tak Dirindukan*). Dengan label R13, film ini ditujukan bagi penonton berusia 13 tahun ke atas, menawarkan tontonan horor yang berbasis fakta emosional daripada sekadar jump scare.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Mawar de Jongh Bocorkan Akhir Tragis Kulsum di Film 'Buya Hamka: Awal Mula', Pesan Tega Mengejar Cinta

Nadine Chandrawinata Umumkan Kehamilan Anak Ketiga Lewat Video Estetik di Instagram

Pierce Brosnan Dukung Callum Turner sebagai James Bond Berikutnya
