BNPPDT Siapkan PLB Temajuk Jadi Gerbang Strategis Pariwisata dan Ekonomi Lintas Batas Indonesia-Malaysia
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Inisiatif strategis ini diungkapkan oleh Irjen Pol.
- Maith , Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPPDT, yang menilai posisi Temajuk yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, memiliki potensi ekonomi dan ekowisata yang sangat besar.
- Potensi tersebut semakin nyata dengan rencana peningkatan status PLB menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta pembangunan fasilitas perbatasan di sisi Malaysia.
Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) menggalang transformasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menjadi pintu masuk utama yang menghubungkan masyarakat Indonesia dan Malaysia sekaligus menjadi motor penggerak pariwisata kawasan perbatasan. Inisiatif strategis ini diungkapkan oleh Irjen Pol. Edfrie R. Maith, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPPDT, yang menilai posisi Temajuk yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, memiliki potensi ekonomi dan ekowisata yang sangat besar. Potensi tersebut semakin nyata dengan rencana peningkatan status PLB menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta pembangunan fasilitas perbatasan di sisi Malaysia.
Meninjau langsung lokasi pada Kamis (5/11), Maith menyoroti bahwa keberadaan PLB Temajuk dapat memfasilitasi akses wisatawan dari Sarawak untuk mengunjungi Pantai Temajuk maupun Telok Melano. Ia menekankan bahwa peningkatan aktivitas lintas batas memerlukan kesiapan masyarakat lokal, khususnya pelaku usaha, agar mampu menangkap peluang ekonomi yang terbuka. Septiza, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas, mendampingi dalam peninjauan tersebut untuk memetakan kebutuhan pengembangan kawasan secara komprehensif.
Kesiapan SDM dan Infrastruktur: Fondasi Pengembangan Kawasan Temajuk
Mendukung rencana pengembangan fasilitas perbatasan, Maith menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur. Kesiapan pelaku usaha lokal menjadi aspek krusial agar manfaat ekonomi pembangunan kawasan perbatasan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
"Kalau perbatasan kita di PLB semakin ramai dan nantinya PLBN dibangun, tentu peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka. Masyarakat sekitar harus memiliki kesiapan untuk menangkap peluang tersebut," ujar Maith. Peningkatan konektivitas ini juga bergantung pada ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat serta aksesibilitas ke destinasi wisata unggulan.
Dampak Lintas Batas: Sinergi PLB Temajuk dan Pos Kawalan Sempadan Telok Melano
Di sisi Malaysia, Pemerintah Sarawak tengah membangun Border Post Telok Melano yang berstatus Pos Kawalan Sempadan (PKS). Keberadaan fasilitas perbatasan di kedua wilayah ini menjadi tulang punggung untuk meningkatkan aktivitas lintas batas. Secara keseluruhan, rencana strategis ini mencakup poin-poin fokus utama sebagai berikut:
- Peningkatan status PLB Temajuk menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) untuk memperkuat fungsi pelayanan lintas batas.
- Pengembangan potensi pariwisata yang menghubungkan Pantai Temajuk di Indonesia dengan kawasan Telok Melano di Sarawak, Malaysia.
- Peningkatan kapasitas SDM dan kesiapan pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan peluang ekonomi dari peningkatan mobilitas lintas negara.
- Pembenahan infrastruktur pendukung guna menjamin aksesibilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan.
Melalui sinergi fasilitas di kedua negara dan optimalisasi potensi lokal, BNPPDT berupaya memposisikan Temajuk bukan hanya sebagai perbatasan, tetapi juga sebagai kawasan strategis yang mengikat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan antara kedua negara tetangga.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Krisna Bayu Kritik Sistem SEA Games 2027: Reformasi Mendesak untuk Menjaga Keadilan Olahraga

Di Tengah Badai Flu, Gol Istimewa Ivan Mamut Jadi Pembeda Persija vs Persebaya

Fusi Budaya Sunda-Betawi dan Teknologi Canggih Tandai Pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026
