5 Kelebihan Pertamax dibanding Pertalite: Mitigasi Knocking hingga Perawatan Mesin

- Pemilihan bahan bakar minyak (BBM) menjadi krusial bagi pemilik kendaraan untuk menjaga optimalitas mesin.
- Di Indonesia, Pertamax dan Pertalite adalah dua jenis bensin yang paling umum digunakan, dengan perbedaan utama terletak pada Research Octane Number (RON) .
- Pertamax memiliki angka oktan RON 92, sedangkan Pertalite berada di angka RON 90.
Pemilihan bahan bakar minyak (BBM) menjadi krusial bagi pemilik kendaraan untuk menjaga optimalitas mesin. Di Indonesia, Pertamax dan Pertalite adalah dua jenis bensin yang paling umum digunakan, dengan perbedaan utama terletak pada Research Octane Number (RON). Pertamax memiliki angka oktan RON 92, sedangkan Pertalite berada di angka RON 90. Perbedaan angka oktan ini menentukan kemampuan bahan bakar dalam menahan pembakaran tidak terkendali atau knocking, yang jika terjadi terus-menerus dapat merusak komponen mesin.
Rincian Teknis dan Dampak pada Performa Mesin
- Mencegah Knocking: Dengan RON 92, Pertamax lebih efektif menahan knocking pada kendaraan dengan rasio kompresi tinggi atau yang merekomendasikan bahan bakar beroktan tinggi.
- Sesuai Kebutuhan Oktan Tinggi: Pertamax lebih cocok untuk teknologi mesin modern yang memang didesain menggunakan RON 92. Menggunakan RON lebih rendah dari rekomendasi pabrikan dapat meningkatkan risiko kerusakan.
- Menjaga Performa: Pada kendaraan yang membutuhkan RON 92, penggunaan Pertamax membantu mesin bekerja sesuai rancangan, mendukung respons akselerasi, dan mengurangi gangguan pembakaran. Namun, peningkatan tenaga tidak akan signifikan jika kendaraan didesain untuk RON 90.
Hal terpenting adalah menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar mesin bekerja dengan baik. Bagi kendaraan yang memang dirancang untuk RON 90, beralih ke RON 92 belum tentu memberikan keuntungan performa yang berarti.
Dampak Efisiensi dan Perawatan Jangka Panjang
- Efisiensi Bahan Bakar: Pada kendaraan yang membutuhkan RON 92, Pertamax berpotensi meningkatkan efisiensi konsumsi BBM karena pembakaran yang sesuai spesifikasi mesin.
- Paket Aditif: Pertamina menjelaskan bahwa Pertamax dilengkapi teknologi aditif untuk membersihkan bagian dalam mesin, melindungi komponen dari korosi, serta menjaga kualitas bahan bakar.
Meskipun memiliki aditif, pemilik kendaraan tetap harus melakukan perawatan berkala seperti penggantian oli dan pemeriksaan filter. Efisiensi dan performa tidak hanya bergantung pada jenis BBM, tetapi juga gaya berkendara, kondisi jalan, dan beban kendaraan. Oleh karena itu, keputusan memilih Pertamax atau Pertalite sebaiknya didasarkan pada spesifikasi teknis kendaraan dan analisis biaya operasional, bukan sekadar anggapan bahwa oktan tinggi selalu lebih baik.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

MTPeak One-All: Trike Mid-Engine Asal Shenzhen Tawarkan Rasio Tenaga Ferrari Enzo

GAC Indonesia Buka Pemesanan AION i60 di Harga Promo Rp99 Ribu, Produksi Lokal Dimulai

Toyota Perkuat Ekosistem Digital Innova Zenix dengan Fitur Kendali Jarak Pintar
