Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Resmi: Satoru Mochizuki Pisah Jalan dengan Timnas Putri Indonesia, Ditinggalkan Setelah Menjaga Gelar Piala AFF

Sepak BolaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Resmi: Satoru Mochizuki Pisah Jalan dengan Timnas Putri Indonesia, Ditinggalkan Setelah Menjaga Gelar Piala AFF
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Satoru Mochizuki resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia setelah dua tahun mengabdi.
  • Kabar perpisahan pelatih asal Jepang tersebut dikonfirmasi melalui unggahan resmi di akun Instagram PSSI pada Kamis (5/11/2026).
  • Dalam pernyataan singkat tersebut, federasi sepak bola Indonesia menyampaikan apresiasi mendalam: โ€œArigatou gozaimashita, Coach Mochi.

Satoru Mochizuki resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia setelah dua tahun mengabdi. Kabar perpisahan pelatih asal Jepang tersebut dikonfirmasi melalui unggahan resmi di akun Instagram PSSI pada Kamis (5/11/2026). Dalam pernyataan singkat tersebut, federasi sepak bola Indonesia menyampaikan apresiasi mendalam: โ€œArigatou gozaimashita, Coach Mochi. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan sejarah indah yang ditinggalkan untuk Garuda Pertiwi.โ€

Perpisahan ini menandai berakhirnya fase kepemimpinan strategis Mochizuki di tim nasional putri. Ia pertama kali ditunjuk menangani tim tersebut sejak Februari 2024. Karier pelatih di sepak bola putri Indonesia dikenal fluktuatif, namun keberhasilannya dalam menjaga konsistensi performa tim nasional menjadi sorotan utama sebelum akhirnya ia resmi dicopot dari jabatan strategis tersebut.

Kronologi Pengangkatan dan Prestasi Turnamen Asia Tenggara

Ini bukan kali pertama Mochizuki mengalami pergeseran jabatan di dalam struktur tim nasional. Pelatih yang akrab disapa โ€œMochiโ€ ini pernah diberhentikan dari kursi pelatih pada tahun 2025. Namun, ia tetap ditugaskan sebagai ketua tim pengembangan sepak bola putri. Pada April 2026, PSSI kembali mengangkat Mochizuki sebagai pelatih kepala, sebuah keputusan yang terbukti berbuah manis di level kompetisi benua.

Dalam rentang waktu singkat pengangkatan keduanya tersebut, Pasukan Garuda Pertiwi berhasil mempertahankan gelar Piala AFF Wanita 2026. Kekuatan ofensif tim terbukti saat menaklukkan Laos dengan skor meyakinkan 5-0 di partai final. Keberhasilan ini sekaligus memastikan langkah Indonesia tampil pada ASEAN Women's Championship 2027 yang mempertemukan tim-tim terbaik sepak bola putri Asia Tenggara.

Dampak Perpisahan dan Kekosongan Kursi Pelatih

Keberhasilan mempertahankan gelar Piala AFF Wanita yang merupakan trofi kedua Indonesia setelah mengalahkan Kamboja 3-1 di edisi 2024 kini menjadi warisan prestasi Mochizuki. Meski demikian, kebersamaan antara Mochizuki dan tim nasional kini telah berakhir secara definitif.

Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari PSSI mengenai siapa sosok pelatih baru yang akan ditunjuk sebagai suksesor Mochizuki. Kekosongan kursi pelatih kepala ini diharapkan dapat segera diisi oleh figur yang mampu meneruskan kesuksesan serta strategi pengembangan jangka panjang tim Garuda Pertiwi di panggung internasional.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ