Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

IHSG Menguat 2,25% ke 5.030, Investor Asing Justru Jual Bersih Rp65,5 Miliar

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Market & Saham
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

IHSG Menguat 2,25% ke 5.030, Investor Asing Justru Jual Bersih Rp65,5 Miliar
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif dengan ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis (5/11/2026).
  • Indeks acuan pasar modal Indonesia ini naik 110,49 poin atau setara 2,25% ke level 5.030,26 .
  • Kenaikan ini disertai volume perdagangan yang aktif, tercatat sebanyak 212,92 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp9,06 triliun .

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif dengan ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis (5/11/2026). Indeks acuan pasar modal Indonesia ini naik 110,49 poin atau setara 2,25% ke level 5.030,26. Kenaikan ini disertai volume perdagangan yang aktif, tercatat sebanyak 212,92 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp9,06 triliun.

Di balik penguatan indeks, terdapat dinamika menarik pada arus dana asing. Meskipun indeks naik, investor asing justru membukukan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp65,5 miliar di seluruh pasar pada Sesi II. Berdasarkan data Siminvest, nilai beli asing tercatat Rp3,4 triliun, sementara nilai jual asing lebih besar, yakni Rp3,5 triliun.

Daftar Saham Besar yang Dilepas Investor Asing

Sepuluh saham unggulan menjadi tujuan utama aksi jual asing saat IHSG menguat. Berikut rincian nilai jual bersih per saham:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): Rp176 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): Rp172 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA): Rp46 miliar
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO): Rp36 miliar
  • PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI): Rp32 miliar
  • PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN): Rp32 miliar
  • PT Bukit Asam Tbk. (PTBA): Rp30 miliar
  • PT Barito Pacific Tbk. (BRPT): Rp24 miliar
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI): Rp21 miliar
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL): Rp16 miliar

Dominasi aksi jual pada saham perbankan besar seperti BBRI dan BMRI menunjukkan adanya rotasi portofolio atau aksi ambil untung (profit taking) oleh investor asing pada sektor keuangan yang menjadi pendorong utama indeks.

Implikasi Arus Dana Asing terhadap Pasar

Kondisi di mana indeks menguat namun diiringi net sell asing mengindikasikan bahwa penguatan IHSG pada sesi tersebut lebih didorong oleh sentimen domestik atau aksi beli investor lokal. Pola ini sering kali menjadi sinyal bagi analis untuk memantau keberlanjutan penguatan indeks, mengingat tekanan jual asing pada saham-saham berkapitalisasi besar dapat memengaruhi stabilitas pasar dalam jangka pendek.

Investor perlu mencermati pergerakan arus dana asing pada perdagangan berikutnya, khususnya pada saham-saham yang masuk daftar 10 besar jual bersih. Konsistensi penguatan IHSG akan sangat bergantung pada kemampuan investor domestik untuk menyerap pasokan saham yang dilepas oleh investor asing, terutama di sektor perbankan dan energi yang memiliki bobot besar dalam komposisi indeks.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ