Baker Bersaudara Batal Bentrok: Timnas Indonesia Pilih TC, Uji Coba Hong Kong Dibatalkan
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

- Pertemuan dramatis antara dua kakak beradik berkebangsaan ganda, Mitchell Baker dan Joshua Baker , dalam laga resmi FIFA Matchday resmi batal terjadi.
- Keputusan ini diambil setelah Timnas Indonesia memilih untuk menggelar pemusatan latihan (TC) alih-alih menjalani uji coba melawan Hong Kong pada jeda internasional November 2026.
- Skenario pertemuan tersebut sebelumnya dirancang sebagai alternatif setelah laga uji coba melawan Yordania harus dibatalkan, namun rencana tersebut kini kandas demi fokus persiapan skuad Garuda.
Pertemuan dramatis antara dua kakak beradik berkebangsaan ganda, Mitchell Baker dan Joshua Baker, dalam laga resmi FIFA Matchday resmi batal terjadi. Keputusan ini diambil setelah Timnas Indonesia memilih untuk menggelar pemusatan latihan (TC) alih-alih menjalani uji coba melawan Hong Kong pada jeda internasional November 2026. Skenario pertemuan tersebut sebelumnya dirancang sebagai alternatif setelah laga uji coba melawan Yordania harus dibatalkan, namun rencana tersebut kini kandas demi fokus persiapan skuad Garuda.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengonfirmasi bahwa Hong Kong memang menjadi salah satu kandidat tim undangan. Namun, hingga batas waktu koordinasi, respons resmi belum diterima. "Sampai dengan sekarang ini, semalam kami koordinasi kembali dengan Hong Kong tapi belum mendapatkan jawaban secara resmi," ujar Sumardji dikutip Antara pada Jumat (6/11). Ketidakpastian ini mendorong federasi untuk memprioritaskan persiapan internal timnas.
Profil Dua Bintang Muda yang Nyaris Berduel
Mitchell Baker, yang kini berusia 19 tahun, telah menjadi tumpuan utama di lini serang Timnas Indonesia dengan torehan impresif. Striker tersebut telah mencetak sembilan gol dari delapan penampilan bersama skuad Garuda. Di sisi lain, sang adik, Joshua Baker (17 tahun), menempuh jalur berbeda dengan membela timnas Hong Kong di kelompok usia U-17, U-20, dan U-23. Gelandang serang tersebut belum pernah debut di level senior Hong Kong, namun performanya menjanjikan setelah tampil tiga kali di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 (Agustus-September 2026), di mana dua di antaranya sebagai starter dengan menit bermain yang signifikan.
Secara regulasi, duel antar pemain dengan paspor berbeda dalam satu keluarga adalah hal yang lumrah di sepak bola dunia. Beberapa contoh klasik antara lain Kevin Prince Boateng melawan Jerome Boateng, serta Iรฑaki Williams berhadapan dengan Nico Williams. Namun, peluang Joshua Baker untuk dipanggil ke tim senior Hong Kong di jendela November 2026 kini menjadi satu-satunya jalan bagi penggemar sepak bola untuk menyaksikan duel kakak-adik ini, mengingat opsi pertemuan di laga uji coba Indonesia telah tertutup.
Dampak Strategis dan Prospek Jangka Panjang
Keputusan untuk menggeser agenda dari uji coba ke pemusatan latihan menandakan prioritas PSSI dalam menjaga konsistensi performa timnas di tengah persaingan ketat kualifikasi. Meskipun fans kehilangan kesempatan langka melihat bentrokan Baker bersaudara, fokus pada TC diharapkan dapat mengasah taktik dan kebugaran pemain secara lebih terstruktur. Bagi Joshua Baker, pintu menuju tim senior Hong Kong tetap terbuka lebar, yang secara tidak langsung menjaga harapan akan potensi pertemuan dengan sang kakak di panggung internasional yang lebih besar di masa mendatang.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Ronaldo Pensiun: Rekor 146 Gol Timnas Terancam Dipatahkan Mbappe dan Haaland

Janice Tjen Raih Comeback Epik, Lolos ke Semifinal Chennai Open 2026

Manchester United vs Aston Villa Jadi Puncak Duel Liga Inggris Pekan ke-10
