Kepolisian Spanyol Buka Penyelidikan Yudisial atas Kematian Striker CD Tenerife Jesus de Miguel
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

- Meskipun demikian, Jose Luis Sanchez Jauregui , Kepala Jaksa Santa Cruz de Tenerife, menilai bahwa proses pidana kemungkinan besar tidak akan berlanjut.
- Kiper FC Andorra itu kemudian menghantam bagian dada De Miguel dengan kekuatan penuh.
- Benturan itu langsung berujung pada pemberian kartu merah kepada Owono oleh wasit.
Kepolisian Nasional Spanyol secara resmi mengonfirmasi pembukaan penyelidikan yudisial atas kematian striker CD Tenerife, Jesus de Miguel, yang meninggal dunia akibat serangan jantung pasca-benturan keras dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono. Insiden tragis ini terjadi pada masa injury time laga lanjutan Divisi Dua Liga Spanyol pada Senin (2/11), yang langsung mengubah suasana stadion menjadi hening dan memicu duka mendalam di kalangan komunitas sepak bola Spanyol.
Berdasarkan regulasi hukum di Spanyol, setiap kematian yang disebabkan oleh faktor non-alamiah, termasuk kecelakaan atau benturan fisik yang fatal, wajib menjalani proses investigasi hukum untuk memastikan tidak adanya unsur pidana. Meskipun demikian, Jose Luis Sanchez Jauregui, Kepala Jaksa Santa Cruz de Tenerife, menilai bahwa proses pidana kemungkinan besar tidak akan berlanjut. Jauregui menyatakan kepada kantor berita EFE bahwa konteks pertandingan menjadi pertimbangan krusial, mengingat benturan tersebut terjadi secara alami saat kedua pemain aktif memperebutkan bola, bukan akibat tindakan kekerasan yang disengaja.
Kronologi Benturan dan Respons Hukum
Rekonstruksi kejadian menunjukkan bahwa De Miguel sedang berusaha menjangkau bola panjang di area tengah lapangan ketika Owono berlari keluar dari kotak penaltinya untuk melakukan sapuan. Kiper FC Andorra itu kemudian menghantam bagian dada De Miguel dengan kekuatan penuh. Benturan itu langsung berujung pada pemberian kartu merah kepada Owono oleh wasit. De Miguel terlihat meringkuk memegangi tubuhnya sebelum akhirnya terjatuh telentang, menandakan serangan jantung terjadi secara tiba-tiba. Owono, yang awalnya meninggalkan lapangan, sempat berbalik untuk menghampiri rekan setimnya yang lain dalam upaya memberikan pertolongan pertama sebelum pemain dilarikan ke rumah sakit.
Duka Kolektif dan Upaya Pemulihan Klub
CD Tenerife mengonfirmasi kabar duka tersebut pada Selasa (3/11) dan menyampaikan rasa sakit yang mendalam dengan menyatakan, โTidak ada kata-kata penghiburan. Sama sekali tidak ada apa pun yang bisa meringankan rasa duka yang mendalam ini.โ Pemegang saham terbesar klub, Rayco Garcia, menambahkan bahwa jenazah De Miguel akan dibawa ke Navahermosa, Toledo, sesuai permintaan keluarga. Garcia menegaskan komitmen klub untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengajak seluruh elemen sepak bola untuk saling menguatkan.
- Insiden terjadi saat skor imbang 2-2 dalam laga CD Tenerife vs FC Andorra.
- Kepolisian Spanyol mengonfirmasi penyelidikan pada Selasa (3/11) sesuai standar hukum non-alamiah.
- Jaksa menilai konteks permainan menjadi alasan utama tidak diteruskannya proses pidana.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Comeback Dramatis di Australia, Persib Bandung Kunci Tiket 16 Besar ACL 2 dengan Puncak Klasemen

Skandal Sepak Bola Brasil: 51 Kartu Merah di Turnamen U-20 Rebut Rekor Dunia

Resepsi Asnawi-Yuriska jadi Sorotan: STY Ungkap Momen Kocak dan 'Tekanan' Egy Maulana di Tengah Reuni Timnas
