Como Kian Menggila: Hattrick Douvikas dan 5 Rekor Mentrak di Balik Kemenangan Telak 9-1 atas Lens
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

- Medan Stade Bollaert-Delelis berubah menjadi saksi bisu malam kejam bagi Lens saat Como membantai mereka dengan skor telak 9-1 pada matchday keempat Liga Champions.
- Kemenangan dramatis di markas musuh ini mengukir sejarah baru.
- Come menjadi tim Italia pertama yang mampu mencetak setidaknya tujuh gol dalam laga tandang di kompetisi Liga Champions.
Medan Stade Bollaert-Delelis berubah menjadi saksi bisu malam kejam bagi Lens saat Como membantai mereka dengan skor telak 9-1 pada matchday keempat Liga Champions. Kemenangan tandang yang sensasional ini bukan sekadar angka, melainkan dipicu oleh performa brilian Anastasios Douvikas yang mengukir hattrick, sekaligus mengantarkan Como menuju rekor-rekor historis yang belum pernah tercapai oleh tim Italia mana pun di kancah Eropa.
Kemenangan dramatis di markas musuh ini mengukir sejarah baru. Come menjadi tim Italia pertama yang mampu mencetak setidaknya tujuh gol dalam laga tandang di kompetisi Liga Champions. Dengan catatan sembilan gol di Bollaert-Delelis, barikade Lens runtuh total dan membuka lebar rekor yang kini dinilai sulit untuk dipecahkan oleh klub-klub Serie A lainnya.
Koleksi Rekor Baru di Musim Debut
Secara statistik, laga ini melahirkan lima catatan rekor yang menegaskan dominasi lini serang Como pada fase liga. Berikut rincian prestasi tersebut yang mengubah narasi performa Como di Eropa:
- Kemenangan 9-1 menjadi rekor kemenangan terbesar Como di Liga Champions, melampaui skor 4-1 atas RB Leipzig dan Manchester United di musim debut ini.
- Como tercatat sebagai tim Italia pertama yang mencetak minimal 7 gol di laga tandang Liga Champions.
- Douvikas menjadi pemain kedua setelah Alessandro Del Piero yang mampu mencetak gol di empat laga awal beruntun di Liga Champions.
- Skor 9-1 ini menjadi kemenangan terbesar di Liga Champions musim ini, menggeser rekor kemenangan 6-0 milik Paris Saint-Germain atas Villarreal.
- Como memastikan setidaknya mencetak dua gol atau lebih di empat laga awal, dengan total kontribusi 19 gol atau rata-rata 4,75 gol per pertandingan.
Rekor ini menegaskan bagaimana performa agresif Como mulai menemukan bentuknya di pentas Eropa, di mana mereka tidak lagi sekadar tim promosi yang adaptif, melainkan ancaman nyata bagi skuad papan atas dengan produktivitas gol yang tinggi.
Dampak Kinerja Lini Depan
Pencapaian ini membawa dampak signifikan pada moril tim serta posisi Como di klasemen sementara. Rata-rata 4,75 gol per pertandingan menunjukkan efisiensi serangan yang luar biasa untuk sebuah klub yang baru memasuki kanvas kompetisi elite. Bagi Douvikas, catatan gol beruntunnya kini sejajar dengan legenda Italia, memperkuat statusnya sebagai ujung tombak andalan di skuad tersebut. Performa kolektif ini memastikan Como menutup matchday keempat dengan kepercayaan diri yang melonjak tajam.
BERITA TERKAIT (Sepak Bola)

Kemenangan 2-1 di Praha, Arsenal Amankan Posisi Tiga di Papan Atas Liga Champions

Drama 3-2: Real Madrid Lolos dari Jebakan AEK Athena, Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce

Debut Historis Como di Liga Champions: Menang Telak 9-1 atas Lens, Goreskan Garis Baru di Papan Klasemen
