Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kembali ke Panggung Internasional, Jafar Hidayatullah Akui Masih Gugup Hadapi Idola di Korea Open

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: Kompas Nasional
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Kembali ke Panggung Internasional, Jafar Hidayatullah Akui Masih Gugup Hadapi Idola di Korea Open
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Momen kembalinya ini terjadi di babak 32 besar BWF World Tour Super 500 Korea Open 2026 , sebuah ajang prestisius yang menuntut konsistensi tinggi dari para atlet.
  • Meskipun performa belum maksimal, Jafar menilai pengalaman ini krusial untuk membangun kembali kepercayaan diri setelah absen cukup lama dari kompetisi resmi.
  • Di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, pasangan ganda campuran Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan lawan mereka pada Rabu (18/1).

Jafar Hidayatullah secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya masih diliputi ketegangan dan rasa gugup saat kembali turun ke lapangan dalam turnamen internasional bersama pasangan barunya, Rinjani Kwinnara Nastine. Momen kembalinya ini terjadi di babak 32 besar BWF World Tour Super 500 Korea Open 2026, sebuah ajang prestisius yang menuntut konsistensi tinggi dari para atlet. Meskipun performa belum maksimal, Jafar menilai pengalaman ini krusial untuk membangun kembali kepercayaan diri setelah absen cukup lama dari kompetisi resmi.

Di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, pasangan ganda campuran Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan lawan mereka pada Rabu (18/1). Jafar/Rinjani tumbang dalam dua gim langsung dengan skor 17-21, 12-21 dari pasangan unggulan keempat asal Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi. Kekalahan ini menjadi penanda awal perjalanan mereka yang penuh tantangan, namun Jafar menegaskan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan dalam laga comeback ini.

Dinamika Psikologis dan Inspirasi dari Idola

Jafar menjelaskan bahwa perasaannya saat bertanding terasa sangat berbeda dibandingkan sebelumnya. "Senang bisa kembali bertanding tapi rasanya sangat berbeda, dari awal saya merasakan ada tegang dan gugup. Sesuatu yang wajar rasanya setelah sekian lama tidak ikut turnamen. Cukup senang tapi hasilnya memang belum bagus," ujar Jafar dalam keterangan resmi PBSI. Rasa gugup tersebut diperkuat oleh fakta bahwa lawan yang mereka hadapi, Yuta Watanabe, merupakan salah satu pemain idola Jafar di sektor ganda campuran. Bagi Jafar, berhadapan langsung dengan idola adalah pengalaman berharga yang memotivasi untuk meniru kemampuan Watanabe dalam mengangkat performa pasangan hingga ke level tertinggi dunia.

"Bertemu Yuta yang merupakan salah satu idola saya juga sebuah pengalaman berharga. Dia bisa membawa partnernya dari bawah sampai ke level setinggi ini sekarang. Saya juga ingin seperti itu ke depannya," tambah Jafar. Pernyataan ini menunjukkan ambisi besar Jafar untuk tidak hanya sekadar tampil, tetapi juga menjadi penggerak utama bagi pasangannya di masa mendatang, meniru jejak sukses Watanabe yang konsisten di kancah internasional.

Evaluasi Teknis dan Langkah Lanjutan Rinjani

Sementara itu, partner barunya, Rinjani, memberikan perspektif yang lebih teknis terhadap penampilan mereka. Ia menilai bahwa secara keseluruhan, performa mereka dalam pertandingan pertama tersebut sudah cukup lumayan dan berjalan baik. Namun, Rinjani tidak menutup mata terhadap kekurangan yang terlihat di lapangan, khususnya terkait fondasi teknik permainan yang masih perlu dipoles secara intensif.

"Di pertandingan pertama kami merasa cukup lumayan bermain baik tadi. Tapi memang masih banyak yang harus dipelajari lagi, harus banyak dilatih lagi dari sisi tekniknya," kata Rinjani. Evaluasi ini menjadi peta jalan bagi duo muda Indonesia tersebut dalam sesi latihan berikutnya. Dengan kombinasi pengalaman kembali bertanding bagi Jafar dan semangat belajar dari Rinjani, pasangan ini diharapkan mampu memperbaiki akurasi teknik dan ritme permainan mereka untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya di kalender BWF World Tour 2026.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ