Oppo Find X10 Series Rilis Global, Baterai dan Memori Berbeda dari Versi China
Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Oppo resmi meluncurkan lini ponsel unggulan Find X10 Series untuk pasar global di Malorca, Spanyol, pada Rabu (21/10). Seri yang terdiri atas Oppo Find X10 dan Find X10 Pro Max ini membawa sejumlah penyesuaian spesifikasi dibandingkan versi yang lebih dulu beredar di China, terutama pada kapasitas baterai dan pilihan memori.
Untuk pasar Eropa, kedua perangkat dibekali baterai berkapasitas 7.150mAh, berbeda dengan varian China yang mengusung 8.000mAh. Kendati demikian, kecepatan pengisian daya tidak mengalami perubahan. Keduanya tetap mendukung SuperVOOC 80W untuk pengisian kabel dan AirVOOC 50W secara nirkabel. Perbedaan lain terletak pada opsi penyimpanan, di mana varian global tidak menyediakan konfigurasi RAM 16GB dengan memori internal 1TB.
Sektor kamera menjadi fokus utama peluncuran kali ini melalui kerja sama berkelanjutan dengan Hasselblad. Menurut keterangan resmi Pete Lau selaku SVP dan Chief Product Officer Oppo, Find X10 Pro Max menghadirkan sistem tiga lensa 200MP pertama di industri. Konfigurasi tersebut mencakup kamera utama, telefoto, dan ultra-wide yang masing-masing beresolusi 200MP. Kamera utamanya menggunakan sensor ISOCELL HPC 1/1.28 inci hasil pengembangan bersama Samsung dengan teknologi DeepPix untuk performa HDR.
Lensa ultra-wide pada model Pro Max memakai sensor besar 1/1.56 inci yang diklaim menangkap cahaya dua kali lebih banyak dari generasi sebelumnya, dipadukan dengan sudut pandang 124 derajat. Sementara itu, lensa telefoto memiliki aperture f/2.1 dengan jarak fokus minimum 10cm sehingga dapat berfungsi ganda sebagai kamera telemakro. Seluruh kamera belakang pada Find X10 Pro Max mendukung perekaman video hingga 8K 30fps, 4K 120fps, dan 4K 60fps.
Adapun Oppo Find X10 standar menggunakan sistem kamera ganda 200MP yang terdiri dari kamera utama dan telefoto 200MP, ditambah lensa ultra-wide 50MP. Kemampuan perekaman videonya mencakup 4K 60fps di semua lensa belakang, serta 4K 120fps dan 8K 30fps khusus pada kamera utama dan telefoto. Kedua ponsel sama-sama dilengkapi kamera depan 50MP dan fitur pemrosesan gambar Lumo True Image Engine.
Dari sisi performa, Find X10 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9600M berbasis fabrikasi 3nm, sedangkan Find X10 Pro Max menggunakan MediaTek 9600 Pro dengan fabrikasi 2nm. Pilihan memorinya meliputi 12GB/256GB dan 12GB/512GB untuk model standar, serta 12GB/512GB dan 16GB/512GB untuk model Pro Max. Keduanya menjalankan sistem operasi ColorOS 17 dan memiliki sertifikasi ketahanan IP66, IP68, IP69, serta SGS Five-Star Drop Resistance Certification.
Berdasarkan laporan CNN Teknologi yang mengutip GSMArena, harga jual global dimulai dari 1.199 euro (Rp24,27 juta) untuk varian 12/256GB dan 1.399 euro (Rp28,32 juta) untuk 12/512GB. Pemasaran global dijadwalkan mulai akhir Oktober 2026. Untuk pasar Indonesia, seri ini telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 46,44 persen dari Kementerian Perindustrian dan pendaftaran minat konsumen sudah dibuka, meski jadwal ketersediaan pastinya belum diumumkan.

