Penumpang Flydubai Dobrak Kokpit, Lumpuhkan Kopilot yang Diduga Ciptakan Situasi Bahaya

Dunia
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Penumpang Flydubai Dobrak Kokpit, Lumpuhkan Kopilot yang Diduga Ciptakan Situasi Bahaya
BAGIKAN:

Pada Rabu (30/9), dramatisasi keselamatan penerbangan terjadi di atas udara ketika penumpang Flydubai, Yaniv Hayoun, mendobrak pintu kokpit untuk melumpuhkan kopilot yang diduga berupaya menyebabkan jatuhnya pesawat dalam penerbangan dari Dubai ke Tel Aviv, Israel. Aksi spontan ini dilakukan setelah kapten pilot ditikam saat mencoba menghentikan aksi yang mengancam keselamatan seluruh penumpang di pesawat tersebut.

Hayoun menggambarkan adegan kaku di kokpit dengan detail yang dingin dan mencekam. Ia tidak menemukan pilot di kursi kemudi; sebaliknya, ia melihat salah satu awak berada di lantai dan yang lainnya di atas panel antara kedua kursi. Situasi kacau ini memicu insting bertahan hidup. "Tidak ada pilot di kursi-kursi itu: satu orang berada di lantai, dan satu lagi di atas [panel]," ujar Hayoun, dikutip dari CNN.

Dalam hitungan detik yang menentukan, Hayoun menyadari bahwa pelaku mungkin sedang berusaha melumpuhkan sistem pesawat. Ia segera memanggil bantuan dari penumpang asal Israel lainnya. Dua orang relawan bergabung dengannya. "Saya berseru kepada sejumlah penumpang asal Israel di dalam pesawat, lalu dua orang lainnya datang menghampiri. Kami pun melumpuhkannya," kata Hayoun. Setelah kendali dikembalikan, Hayoun langsung meraih tuas dan menariknya ke belakang untuk menstabilkan pesawat.

Insiden ini memaksa komunikasi darurat dengan otoritas darat. Hayoun melaporkan situasi langsung kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dalam percakapan itu, Hayoun mengungkapkan ketakutannya jika pesawat terus terbang menuju wilayah udara Israel. "Saya membayangkan jika kami sampai memasuki wilayah udara Israel, hasilnya tidak akan berakhir baik," ujarnya kepada Netanyahu.

Bagian yang paling mengejutkan dari kejadian ini bukan hanya keberanian fisik, tetapi juga sumber pengetahuan teknisnya. Ketika ditanya oleh Netanyahu bagaimana ia tahu cara menarik tuas kendali, Hayoun menjawab dengan nada bercanda namun tegas bahwa pengetahuannya berasal dari acara televisi. "Saya menonton Air Crash Investigation, Bapak Perdana Menteri, sungguh!" katanya. Fakta bahwa pengetahuan dari serial dokumenter berhasil menyelamatkan nyawa ratusan penumpang menambah dimensi unik pada insiden ini.

Analisis Redaksi

Kepuasan publik terhadap protokol keamanan sipil kini sedang diuji secara brutal. Kasus ini menunjukkan adanya celah kritis dalam desain keamanan kokpit modern, di mana serangan internal yang cepat dapat melumpuhkan kedua kru utama dalam waktu kurang dari satu menit. Tindakan heroik seorang penumpang sipil yang terlatih secara intelektual (meskipun dari tontonan ringan) menjadi satu-satunya penjamin keselamatan, sebuah anomali yang seharusnya tidak terjadi di maskapai berstandar internasional.
Untuk ke depan, regulator penerbangan global kemungkinan akan memperketat prosedur respons darurat non-awak. Insiden ini bukan sekadar soal satu pesawat Flydubai, melainkan peringatan keras bahwa kerentanan manusia dalam kokpit masih menjadi titik lemah utama. Otoritas Israel dan maskapai terkait harus segera mempublikasikan hasil investigasi forensik mengenai siapa yang menikam kapten dan apa motivasi di balik upaya sabotase kopilot, agar kepastian hukum dapat ditegakkan tanpa spekulasi liar di ruang publik.
Meow! Tanya Nesi!
😸