Italia Tundukkan Turki 4-1, Prancis Lolos ke Puncak Liga A Setelah Kalahkan Belgia

Olahraga
Dimas PratamaDimas Pratama
Sumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Italia Tundukkan Turki 4-1, Prancis Lolos ke Puncak Liga A Setelah Kalahkan Belgia
BAGIKAN:

Italia mengunci kemenangan 4-1 atas Turki di markas lawan, sementara Prancis meraih tiga poin krusial dengan mengalahkan Belgia 1-0 pada pertandingan Liga A UEFA Nations League dini hari WIB (29/9). Dua hasil ini menggeser peta persaingan di klasemen, dengan Les Bleus kini memimpin penuh berkat ketangguhan mereka di laga tandang yang sulit, dibayangi langsung oleh Italia dan Belgia yang sama-sama mengantongi tiga poin.

Keunggulan Azzurri di Selçuk Ömer Adıyaman Stadyumu terasa nyata sejak babak pertama. Alessandro Bastoni membuka skor, diikuti Davide Frattesi dan Michael Kayode yang memastikan dominasi Italia sebelum Baris Yilmaz mencetak gol balasan untuk sementara meredakan tekanan. Namun, performa tim besutan Roberto Mancini tidak goyah hingga akhir.

Penutup kemenangan Italia datang dari Pio Esposito yang membawa tim kembali ke jalur kemenangan, menghasilkan skor akhir 4-1. Bagi Mancini, ini adalah kemenangan perdana di era kedua pengabdiannya sebagai pelatih. Hasil ini menghidupkan kembali peluang Italia untuk melaju ke babak berikutnya, setelah sebelumnya sempat kesulitan mengumpulkan poin di paruh awal turnamen.

Suasana di Kosta Arena jauh lebih mencekam. Prancis dipaksa bekerja keras tanpa kehadiran Kylian Mbappé. Mereka harus menunggu hingga menit ke-88 untuk memecahkan kebuntuan. Gol tersebut bukan sekadar angka, melainkan karya individual Michael Olise yang menjadi pembeda.

Olise memulai serangan dari daerah pertahanan sendiri, berlari sendirian melewati satu pemain lawan sebelum melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh. Tendangan itu menggetarkan gawang Belgia dan mengunci skor 1-0. Gol tunggal ini langsung memindahkan Prancis ke puncak klasemen Liga A dengan enam poin, unggul head to head atas Italia, sementara Belgia menempel ketat di posisi kedua dengan tiga poin dan Turki tertinggal di dasar dengan nol poin.

Sementara di Liga B, Rumania melesat ke atas setelah mengalahkan Bosnia & Herzegovina 4-2, dan Swedia mengandangkan Polandia 3-1. Laga Irlandia Utara dan Hungaria berakhir tanpa gol. Perbaikan skoring di Liga B juga menjadi perhatian, melihat bagaimana Rumania mampu mencetak empat gol di luar kandang.

Analisis Redaksi

Kemampuan Prancis memenangkan laga tanpa Mbappé mengindikasikan kedalaman skuad yang mulai matang. Gol Olise menunjukkan transisi cepat yang menjadi ciri khas taktik mereka saat ini. Namun, posisinya di puncak klasemen masih rawan karena unggul selisih poin tipis dari dua pesaing utama. Jika tren kekalahan berlanjut di laga kandang berikutnya, posisi ini bisa tergeser dengan mudah oleh Belgia atau Italia yang kini mulai menemukan ritme kemenangan.

Bagi Italia, kemenangan di Turki adalah sinyal positif bahwa era kedua Mancini tidak hanya soal pergantian wajah pemain, tetapi juga stabilitas hasil. Empat gol tanpa kebobolan di awal laga menunjukkan ketajaman lini depan yang dibutuhkan untuk bersaing di fase pembabasan. Tekanan terbesar akan datang saat mereka kembali bermain di kandang sendiri, di mana ekspektasi publik sepak bola Italia selalu menuntut hasil sempurna, bukan sekadar poin penuh.

Meow! Tanya Nesi!
😸